Program Istirahat Sejenak dari Istri Dongkrak Pendaftar Wajib Militer Thailand hingga 105 Persen

Selasa, 21 April 2026 - 14:21 WIB
loading...
Program Istirahat Sejenak...
Program Istirahat sejenak dari istri dongkrak pendaftar wajib militer di Thailand. Foto/X/@NBTWORLDNews
A A A
BANGKOK - Program unik yang diluncurkan Royal Thai Army untuk menarik relawan pada musim wajib militer tahun ini ternyata membuahkan hasil luar biasa. Lewat strategi promosi di media sosial yang bernuansa humor dan nyeleneh, militer Thailand berhasil menggaet lebih dari 30.000 pendaftar relawan, atau mencapai 105 persen dari target awal yang ditetapkan pemerintah. Itu menjadi sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah pendaftaran daring mereka.

Menurut data resmi yang dilaporkan, kampanye ini tidak hanya menarik perhatian publik lokal, tetapi juga berhasil membuat jumlah pendaftaran relawan mencapai angka rekor lebih dari 30.000 orang, jauh melampaui target awal yang dipatok sekitar 28.000 pendaftar.

“Take a break from your wife at a military camp!” slogan kocak yang digunakan dalam kampanye tersebut ternyata menjadi magnet tersendiri bagi kaum muda Thailand, dilansir Beyan.



Selain humor, kampanye ini juga menyisipkan pesan emosional seperti janji bahwa gaji bulan pertama seorang prajurit akan langsung ditransfer ke rekening ibu mereka, plus fasilitas makan dan tempat tinggal gratis selama pelatihan.

Taktik itu tampaknya efektif dalam menarik perhatian generasi muda yang selama ini dianggap sulit dijangkau lewat metode perekrutan tradisional. Bahkan, dilaporkan bahwa jumlah keseluruhan relawan yang mendaftar melalui berbagai jalur bisa mencapai lebih 30.000 orang, sebuah lonjakan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Data lain juga menunjukkan tren peningkatan minat masuk militer secara menyeluruh. Menurut sejumlah laporan internasional, jumlah total pria yang mendaftar sukarela untuk wajib militer pada musim ini dilaporkan meningkat signifikan dengan angka hampir 50.000 relawan, atau sekitar 22 persen lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kombinasi antara kampanye kreatif, manfaat sosial, dan daya tarik pragmatis seperti stabilitas pekerjaan membuat layanan militer kini menjadi pilihan menarik bagi banyak generasi muda Thailand.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved