17.000 Prajurit AS dan Filipina Gelar Latihan Perang Terbesar, China Marah Besar!

Senin, 20 April 2026 - 19:02 WIB
loading...
A A A
Kepala militer Filipina Jenderal Romeo Brawner menambahkan bahwa Kepala Komando Indo-Pasifik AS Laksamana Samuel Paparo telah meyakinkannya pada saat pecahnya perang bahwa Balikatan tahun ini akan menjadi "yang terbesar yang pernah ada".

Di antara senjata canggih yang diperkirakan akan digunakan adalah sistem rudal Typhon AS yang telah berada di kepulauan tersebut sejak pasukan AS yang berkunjung meninggalkannya di sana pada tahun 2024, yang memicu kemarahan dari Beijing.

"Kami mengantisipasi bahwa hal itu akan dimasukkan pada tingkat tertentu selama latihan berlangsung," kata Wortman.

Meskipun kedua militer bersikeras bahwa tidak akan ada latihan yang berlangsung "di dekat Taiwan", latihan pertahanan pantai dijadwalkan di gugusan pulau Batanes paling utara Filipina, kurang dari 200 km dari pantai selatan pulau yang berpemerintahan sendiri itu.

Beijing telah meningkatkan tekanan militer di sekitar Taiwan yang berpemerintahan sendiri, yang dianggapnya sebagai bagian dari wilayahnya dan telah mengancam akan menggunakan kekuatan untuk merebutnya.

China mengecam latihan gabungan tersebut pada hari Senin, dengan mengatakan bahwa Amerika Serikat, Jepang, dan Filipina "bermain api".

“Yang paling dibutuhkan kawasan Asia-Pasifik adalah perdamaian dan ketenangan, dan yang paling tidak dibutuhkan adalah masuknya kekuatan eksternal untuk menabur perpecahan dan konfrontasi,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, dalam konferensi pers.

“Kami ingin mengingatkan negara-negara yang bersangkutan bahwa mengikat diri secara membabi buta atas nama keamanan hanya akan sama dengan bermain api – yang pada akhirnya akan berbalik menyerang mereka sendiri,” tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
China Terus Perkuat...
China Terus Perkuat Militer, AS Ajak Sekutu Melawan Beijing
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
Rusia dan Sekutunya...
Rusia dan Sekutunya Latihan Nuklir Gabungan, Klaim Tak Ditujukan terhadap Negara Lain
Diancam Trump, Taiwan:...
Diancam Trump, Taiwan: Kita Adalah Negara Merdeka
Pertemuan Xi Jinping...
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Gagal Buat Terobosan Perang Iran, Ini 3 Faktanya
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved