Cegat Pesawat Mata-mata Rusia, Negara NATO Kerahkan Jet Tempur Siluman F-35
Senin, 20 April 2026 - 12:56 WIB
loading...
A
A
A
Il-38 adalah pesawat patroli maritim dan anti-kapal selam era Soviet yang pertama kali beroperasi pada akhir tahun 1960-an. Menurut laporan Defense Blog, Rusia terus mengoperasikan platform tersebut untuk misi pengawasan di wilayah Atlantik Utara dan Arktik. Sebanyak 58 pesawat diproduksi.
Norwegia mempertahankan kesiapan terus-menerus di Pangkalan Udara Evenes, di mana dua pesawat tempur F-35A selalu siaga 24 jam dan dapat lepas landas dalam waktu sekitar 15 menit sebagai respons terhadap ancaman yang terkonfirmasi atau pesawat tak dikenal. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi, mengidentifikasi, dan memantau aktivitas udara di dekat wilayah udara nasional.
Laporan tersebut menambahkan bahwa Norwegia telah melakukan 19 misi QRA sepanjang tahun ini, mengidentifikasi 28 pesawat. Pencegatan terbaru ini mencerminkan aktivitas penerbangan militer Rusia yang berkelanjutan di dekat sayap utara NATO, khususnya di Kutub Utara, di mana NATO dan Rusia mempertahankan kehadiran yang berkelanjutan.
Sebelumnya, jet tempur Rafale Prancis yang ditempatkan di Lithuania melakukan beberapa pencegatan terhadap pesawat militer Rusia di dekat wilayah udara NATO di atas Laut Baltik. Rafale dikerahkan empat kali dalam satu minggu, mengidentifikasi dan mengawal enam pesawat Rusia, termasuk jet tempur Su-30SM dan pesawat intelijen Il-20M, sebagai bagian dari misi Patroli Udara Baltik NATO.
Norwegia mempertahankan kesiapan terus-menerus di Pangkalan Udara Evenes, di mana dua pesawat tempur F-35A selalu siaga 24 jam dan dapat lepas landas dalam waktu sekitar 15 menit sebagai respons terhadap ancaman yang terkonfirmasi atau pesawat tak dikenal. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi, mengidentifikasi, dan memantau aktivitas udara di dekat wilayah udara nasional.
Laporan tersebut menambahkan bahwa Norwegia telah melakukan 19 misi QRA sepanjang tahun ini, mengidentifikasi 28 pesawat. Pencegatan terbaru ini mencerminkan aktivitas penerbangan militer Rusia yang berkelanjutan di dekat sayap utara NATO, khususnya di Kutub Utara, di mana NATO dan Rusia mempertahankan kehadiran yang berkelanjutan.
Sebelumnya, jet tempur Rafale Prancis yang ditempatkan di Lithuania melakukan beberapa pencegatan terhadap pesawat militer Rusia di dekat wilayah udara NATO di atas Laut Baltik. Rafale dikerahkan empat kali dalam satu minggu, mengidentifikasi dan mengawal enam pesawat Rusia, termasuk jet tempur Su-30SM dan pesawat intelijen Il-20M, sebagai bagian dari misi Patroli Udara Baltik NATO.
(mas)
Lihat Juga :