Cegah Serangan Rusia Tanpa Bantuan AS, UE Butuh Waktu 4 Tahun Bangun Militer

Minggu, 19 April 2026 - 01:10 WIB
loading...
Cegah Serangan Rusia...
Uni Eropa butuh waktu empat tahun untuk bangun militer. Foto/X/NATO
A A A
LONDON - Negara-negara Eropa memiliki waktu sekitar empat tahun untuk membangun pertahanan mereka cukup untuk mencegah serangan Rusia tanpa dukungan AS, kata Frederic Vansina, Kepala Staf Umum Belgia. Moskow telah menolak spekulasi bahwa mereka berencana untuk menyerang NATO sebagai omong kosong.

Dalam sebuah wawancara dengan Le Soir yang diterbitkan pada hari Jumat, Vansina mengakui bahwa Rusia tidak menimbulkan ancaman langsung bagi Barat.

“Saya tidak ingin menakut-nakuti penduduk. Rusia tidak akan menyerang kita dalam waktu dekat,” katanya – namun menambahkan bahwa dunia “sedang melewati periode paling tidak stabil sejak berakhirnya Perang Dingin… dengan semua orang mempersenjatai diri secara berlebihan.”



Vansina menggarisbawahi perlunya militerisasi Eropa dalam beberapa tahun ke depan, menekankan bahwa Ukraina “memberi kita waktu,” dan “itulah mengapa kita sangat mendukung mereka.”

Menurut jenderal tersebut, targetnya adalah tahun 2030. “Pada saat itu, perang di Ukraina, kami harap, akan berakhir. Rusia akan berada di sana dengan pasukannya yang berjumlah 650.000 hingga 700.000 tentara berpengalaman. Jadi, pada tahun 2030, kita harus dapat memberi tahu [Presiden Rusia] Vladimir Putin bahwa, bahkan tanpa Amerika, dia tidak akan memenangkan perang melawan Eropa.”

Vansina kemudian menyatakan bahwa “otonomi strategis” penuh Eropa dapat dicapai pada tahun 2035, tetapi hanya jika anggaran pertahanan terus meningkat melampaui angka 2% dari PDB saat ini.

Pernyataan jenderal tersebut muncul di tengah meningkatnya keretakan antara AS dan anggota NATO lainnya. Presiden AS Donald Trump telah menuntut agar rekan-rekan Eropanya secara signifikan meningkatkan pengeluaran militer, dengan alasan bahwa mereka harus bertanggung jawab utama atas pertahanan mereka sendiri. Keretakan tersebut terus meningkat karena penolakan benua tersebut untuk mendukung AS dalam perangnya melawan Iran.

Rusia telah menepis spekulasi bahwa mereka berencana untuk menyerang NATO, menyebutnya sebagai dalih untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan, sambil menekankan bahwa “militerisasi sembrono” Barat membahayakan keamanan global.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Jalan Jenderal Sudirman...
Jalan Jenderal Sudirman Ditutup Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Titik Kantong Parkirnya
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Militer Dahsyat terhadap Houthi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved