Iran Umumkan Aturan Baru untuk Transit Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 - 07:01 WIB
loading...
Iran Umumkan Aturan...
Kapal di dekat Selat Hormuz. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Angkatan Laut Garda Revolusi Iran mengatakan aturan baru kini berlaku di Selat Hormuz menyusul gencatan senjata Lebanon dan jeda pertempuran saat ini.Berdasarkan aturan baru tersebut: Kapal sipil hanya dapat transit melalui rute yang ditentukan oleh Iran. Semua kapal militer tetap dilarang melewati Selat Hormuz.

Setiap pergerakan harus disetujui Angkatan Laut IRGC dan dikoordinasikan dengan otoritas Iran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan Teheran tetap menjadi "penjaga Selat Hormuz" dan tidak akan menunjukkan "kelonggaran" dalam membela kepentingan Iran.

Ia juga memperingatkan jika pihak lain melanggar komitmennya atau jika blokade angkatan laut AS berlanjut, Iran akan mengambil tindakan balasan, menyebut blokade tersebut sebagai pelanggaran gencatan senjata.

Sebelumnya pada hari itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan jalur kapal komersial melalui Selat Hormuz sepenuhnya terbuka selama gencatan senjata berlangsung.

Presiden Donald Trump mengatakan blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran akan tetap berlaku penuh hingga kesepakatan dengan Iran diselesaikan, menambahkan bahwa sebagian besar poin telah dinegosiasikan.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Pada 11 April, Iran dan Amerika Serikat mengadakan pembicaraan di Islamabad setelah Trump mengumumkan kesepakatan dengan Teheran tentang gencatan senjata selama dua minggu.

Pada 12 April, Wakil Presiden JD Vance mengatakan kedua negara gagal mencapai kesepakatan.

Pada hari Kamis, Trump mengatakan pertemuan lain antara Washington dan Teheran dapat berlangsung paling cepat akhir pekan ini.

Baca juga: Gencatan Senjata Lebanon: Iran dan Hizbullah Muncul sebagai Pemenang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Pilot Jet Tempur F-15...
Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur
Rekomendasi
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
10 Rahasia Puasa Asyura...
10 Rahasia Puasa Asyura yang Jarang Diketahui, Nomor 1 Sangat Istimewa
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Berita Terkini
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved