Iran Murka di PBB, Sebut Blokade Maritim AS Tindakan Agresi yang Jelas
Jum'at, 17 April 2026 - 18:21 WIB
loading...
A
A
A
Terlepas dari tuduhan tersebut, ia menunjuk pada perlunya diplomasi dan mengatakan, “Meskipun kami sangat tidak mempercayai Amerika Serikat, yang berasal dari pengkhianatan diplomasi yang berulang kali, kami tetap memasuki negosiasi dengan itikad baik dan tetap optimis dengan hati-hati.”
“Kami percaya, jika Amerika Serikat mengadopsi pendekatan yang rasional dan konstruktif serta menahan diri dari mengajukan tuntutan yang tidak sesuai dengan hukum internasional, negosiasi ini dapat menghasilkan hasil yang berarti,” tambahnya.
Iravani juga menolak sesi itu sendiri, keberatan dengan apa yang disebutnya sebagai "pernyataan yang bias dan sepihak" oleh Presiden Majelis Umum Annalena Baerbock, menuduhnya "menyimpang dari mandat dan tanggung jawab kelembagaan jabatan tersebut" dan gagal menjunjung tinggi netralitas yang ketat yang dibutuhkan dalam peran tersebut.
Ia mengakhiri dengan menolak "semua tuduhan yang tidak berdasar dan bermotivasi politik" yang dilayangkan terhadap Iran selama pertemuan tersebut.
Baca juga: Gencatan Senjata Lebanon: Iran dan Hizbullah Muncul sebagai Pemenang
“Kami percaya, jika Amerika Serikat mengadopsi pendekatan yang rasional dan konstruktif serta menahan diri dari mengajukan tuntutan yang tidak sesuai dengan hukum internasional, negosiasi ini dapat menghasilkan hasil yang berarti,” tambahnya.
Iravani juga menolak sesi itu sendiri, keberatan dengan apa yang disebutnya sebagai "pernyataan yang bias dan sepihak" oleh Presiden Majelis Umum Annalena Baerbock, menuduhnya "menyimpang dari mandat dan tanggung jawab kelembagaan jabatan tersebut" dan gagal menjunjung tinggi netralitas yang ketat yang dibutuhkan dalam peran tersebut.
Ia mengakhiri dengan menolak "semua tuduhan yang tidak berdasar dan bermotivasi politik" yang dilayangkan terhadap Iran selama pertemuan tersebut.
Baca juga: Gencatan Senjata Lebanon: Iran dan Hizbullah Muncul sebagai Pemenang
(sya)
Lihat Juga :