Iran Murka di PBB, Sebut Blokade Maritim AS Tindakan Agresi yang Jelas

Jum'at, 17 April 2026 - 18:21 WIB
loading...
Iran Murka di PBB, Sebut...
Amir Saeid Iravani, Perwakilan Tetap Republik Islam Iran untuk PBB, berbicara pada pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang Timur Tengah di markas besar PBB di New York, Amerika Serikat, pada 7 April 2026. Foto/Selçuk Acar/Anadolu Agency
A A A
TEHERAN - Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani mengatakan blokade maritim Washington terhadap Teheran merupakan "tindakan agresi yang jelas" menurut hukum internasional. Dia mengisyaratkan harapan yang hati-hati bahwa negosiasi yang sedang berlangsung masih dapat membuahkan hasil.

Berbicara pada debat veto Majelis Umum PBB atas rancangan resolusi tentang penutupan Selat Hormuz, Amir Saeid Iravani membela veto China dan Rusia dan menuduh Amerika Serikat (AS) memicu krisis melalui kekuatan militer.

"Pemberlakuan blokade maritim yang diumumkan Amerika Serikat merupakan pelanggaran berat terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Iran," ujar Iravani, menyebutnya sebagai "tindakan agresi yang jelas terhadap hukum internasional."

Ia berpendapat tindakan Washington juga merugikan pihak ketiga, dengan mengatakan AS "melanggar hak-hak negara ketiga atas perdagangan maritim ilegal."

Iravani menekankan Iran telah bertindak sesuai hukum, dengan mencatat Teheran telah “menerapkan langkah-langkah yang diperlukan dan pencegahan untuk memastikan keselamatan dan keamanan navigasi melalui Selat Hormuz,” langkah-langkah “yang dirancang untuk memfasilitasi perjalanan kapal yang berkelanjutan dan aman sekaligus mencegah eksploitasi jalur air ini untuk tujuan permusuhan atau militer.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Berita Terkini
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved