Gencatan Senjata Lebanon: Iran dan Hizbullah Muncul sebagai Pemenang
Jum'at, 17 April 2026 - 15:07 WIB
loading...
A
A
A
Di Karmiel, tim darurat merawat beberapa korban luka sementara pemadaman listrik dilaporkan di beberapa daerah.
Pada pukul 23:14, layanan darurat Israel melaporkan enam korban luka, termasuk satu kasus serius. Pada pukul 23:27 dan 23:28, media Israel meningkatkan jumlah korban luka menjadi tujuh dan kemudian delapan, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah serangan roket di Nahariya dan Karmiel.
Sebelumnya pada hari itu, Trump mengumumkan gencatan senjata akan dimulai tengah malam dan berlangsung selama 10 hari setelah kontak dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Trump mengatakan telah mengadakan pembicaraan yang "sangat baik" dengan kedua pemimpin tersebut dan mengarahkan para pejabat senior AS—termasuk Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio—untuk bekerja menuju apa yang ia gambarkan sebagai perdamaian abadi.
Baca juga: Kubu Garis Keras Makin Desak Iran Membuat Bom Nuklir untuk Melawan AS-Israel
Pada pukul 23:14, layanan darurat Israel melaporkan enam korban luka, termasuk satu kasus serius. Pada pukul 23:27 dan 23:28, media Israel meningkatkan jumlah korban luka menjadi tujuh dan kemudian delapan, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah serangan roket di Nahariya dan Karmiel.
Pengumuman Trump
Sebelumnya pada hari itu, Trump mengumumkan gencatan senjata akan dimulai tengah malam dan berlangsung selama 10 hari setelah kontak dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Trump mengatakan telah mengadakan pembicaraan yang "sangat baik" dengan kedua pemimpin tersebut dan mengarahkan para pejabat senior AS—termasuk Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio—untuk bekerja menuju apa yang ia gambarkan sebagai perdamaian abadi.
Baca juga: Kubu Garis Keras Makin Desak Iran Membuat Bom Nuklir untuk Melawan AS-Israel
(sya)
Lihat Juga :