Pakar: Indonesia Berisiko Terseret Konflik Jika Izinkan Wilayahnya Diakses Jet Tempur AS

Kamis, 16 April 2026 - 10:55 WIB
loading...
A A A
Dia menunjuk pada kemarahan publik atas respons Indonesia yang lemah terhadap perang AS-Israel terhadap Iran dan partisipasi Prabowo dalam Board of Peace (BoP) yang baru-baru ini dibentuk Trump, yang oleh banyak orang di Indonesia dianggap sebagai salah satu “alat politik Trump”.

"Secara keseluruhan, langkah-langkah ini dapat semakin memicu sentimen publik bahwa presiden Indonesia berkolusi dengan agresor," kata Alfin.

"Pelanggar Nomor 1"


Militer AS memiliki rekam jejak panjang dalam mengabaikan kedaulatan wilayah udara Indonesia.

Laksamana (Purnawirawan) Yudo Margono, yang menjabat sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) periode 2022-2023, pernah mengatakan kepada DPR pada 2023 bahwa AS selalu menjadi pelanggar nomor satu wilayah udara Indonesia, dengan 11 penerbangan tanpa izin tercatat hanya pada paruh pertama tahun itu saja.

Antara Januari 2024 hingga April 2025, pesawat militer AS dilaporkan melakukan operasi pengawasan di atas Laut China Selatan sebanyak 18 kali, melanggar perairan teritorial dan wilayah udara Indonesia.

Para kritikus berpendapat bahwa melegalkan akses tersebut, alih-alih mengekang pelanggaran, akan memberi penghargaan kepada perilaku buruk dan menormalisasi apa yang seharusnya tetap menjadi garis merah kedaulatan.

Pesawat militer asing saat ini diharuskan untuk mendapatkan izin dari Kementerian Luar Negeri dan Markas Besar Militer Indonesia.

Menurut Alfin, AS akan membutuhkan kebebasan yang signifikan untuk aset militernya jika terjadi konflik di Selat Taiwan, yang hampir pasti melibatkan wilayah udara Indonesia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Ganas! Iran Gempur Markas...
Ganas! Iran Gempur Markas Komando AS di Suriah, Klaim Bunuh Tentara dan Hancurkan Heli
Rekomendasi
Mengenal Slavko Vincic,...
Mengenal Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
FIFA Hadiahkan Cincin...
FIFA Hadiahkan Cincin Juara di Final Piala Dunia 2026
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
Berita Terkini
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved