2 Anggota DPR Amerika Serikat Mundur karena Skandal Seks
Selasa, 14 April 2026 - 12:58 WIB
loading...
Dua anggota DPR Amerika Serikat, Eric Swalwell dan Tony Gonzales, mengundurkan diri terkait skandal seks. Foto/X @nbcwashington
A
A
A
WASHINGTON - Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) telah menyatakan akan mengundurkan diri menyusul tuduhan perilaku seksual yang tidak pantas. Keduanya adalah Eric Swalwell dari Partai Demokrat dan Tony Gonzales dari Partai Republik.
Swalwell, yang pertama kali terpilih menjadi anggota Kongres pada tahun 2013, membantah tuduhan tersebut, mengeklaim bahwa itu adalah bagian dari upaya untuk menggagalkan kampanyenya untuk menjadi gubernur negara bagian asalnya, California, di mana dia merupakan salah satu kandidat teratas.
Baca Juga: AS Blokade Selat Hormuz, 15 Kapal Perang dan Jet Tempur Siluman F-35 Dekati Iran
Dia menangguhkan kampanyenya pada hari Minggu dan mengumumkan rencana untuk meninggalkan Kongres pada hari berikutnya.
“Saya sangat menyesal kepada keluarga, staf, dan konstituen saya atas kesalahan penilaian yang telah saya buat di masa lalu,” kata Swalwell dalam sebuah pernyataan di X.
Dia mengkritik seruan untuk pemungutan suara untuk memecatnya dari DPR, tetapi menambahkan, “Juga salah jika konstituen saya terganggu dari tugas-tugas saya.”
Menurut laporan CNN, Selasa (14/4/2026), empat wanita telah menuduh Swalwell melakukan pelanggaran, termasuk seorang mantan staf yang menuduh politisi tersebut memperkosanya pada tahun 2019 dan 2024 saat dia sangat mabuk. Para wanita lain menuduh Swalwell meraba-raba mereka dan mengirim pesan eksplisit dan foto telanjang.
Pada tahun 2023, Swalwell dikeluarkan dari Komite Intelijen DPR setelah laporan Axios bahwa dia memiliki kontak dengan seseorang yang diduga agen intelijen China.
Gonzales, seorang Republikan dari Texas, menangguhkan kampanyenya bulan lalu setelah terungkap bahwa dia berselingkuh dengan seorang ajudan yang kemudian meninggal karena bunuh diri pada tahun 2025.
Gonzales, yang pertama kali terpilih menjadi anggota Kongres pada tahun 2021, mengakui perselingkuhan tersebut, dan menggambarkannya sebagai "kesalahan dalam pengambilan keputusan."
Pada hari Senin, dia mengatakan akan secara resmi mengajukan pengunduran dirinya keesokan harinya ketika Kongres kembali bersidang.
Swalwell, yang pertama kali terpilih menjadi anggota Kongres pada tahun 2013, membantah tuduhan tersebut, mengeklaim bahwa itu adalah bagian dari upaya untuk menggagalkan kampanyenya untuk menjadi gubernur negara bagian asalnya, California, di mana dia merupakan salah satu kandidat teratas.
Baca Juga: AS Blokade Selat Hormuz, 15 Kapal Perang dan Jet Tempur Siluman F-35 Dekati Iran
Dia menangguhkan kampanyenya pada hari Minggu dan mengumumkan rencana untuk meninggalkan Kongres pada hari berikutnya.
“Saya sangat menyesal kepada keluarga, staf, dan konstituen saya atas kesalahan penilaian yang telah saya buat di masa lalu,” kata Swalwell dalam sebuah pernyataan di X.
Dia mengkritik seruan untuk pemungutan suara untuk memecatnya dari DPR, tetapi menambahkan, “Juga salah jika konstituen saya terganggu dari tugas-tugas saya.”
Menurut laporan CNN, Selasa (14/4/2026), empat wanita telah menuduh Swalwell melakukan pelanggaran, termasuk seorang mantan staf yang menuduh politisi tersebut memperkosanya pada tahun 2019 dan 2024 saat dia sangat mabuk. Para wanita lain menuduh Swalwell meraba-raba mereka dan mengirim pesan eksplisit dan foto telanjang.
Pada tahun 2023, Swalwell dikeluarkan dari Komite Intelijen DPR setelah laporan Axios bahwa dia memiliki kontak dengan seseorang yang diduga agen intelijen China.
Gonzales, seorang Republikan dari Texas, menangguhkan kampanyenya bulan lalu setelah terungkap bahwa dia berselingkuh dengan seorang ajudan yang kemudian meninggal karena bunuh diri pada tahun 2025.
Gonzales, yang pertama kali terpilih menjadi anggota Kongres pada tahun 2021, mengakui perselingkuhan tersebut, dan menggambarkannya sebagai "kesalahan dalam pengambilan keputusan."
Pada hari Senin, dia mengatakan akan secara resmi mengajukan pengunduran dirinya keesokan harinya ketika Kongres kembali bersidang.
(mas)
Lihat Juga :