AS Blokade Selat Hormuz, Kapal Induk USS George HW Bush Berkeliaran di Afrika
Selasa, 14 April 2026 - 10:04 WIB
loading...
A
A
A
“Blokade akan diberlakukan secara adil terhadap kapal-kapal dari semua negara yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan dan wilayah pesisir Iran, termasuk semua pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman,” demikian bunyi pernyataan CENTCOM.
“Pasukan CENTCOM tidak akan menghalangi kebebasan navigasi bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz ke dan dari pelabuhan non-Iran," paparnya.
Sebuah pemberitahuan yang dikeluarkan kepada para pelaut pada hari Senin, yang diperoleh oleh USNI News, menyatakan bahwa apa yang disebut “masa tenggang” yang memungkinkan kapal-kapal netral di pelabuhan Iran untuk pergi berakhir pada pukul 10.00 pagi Waktu Timur (ET) pada hari Senin.
“Setelah waktu ini, setiap kapal yang memasuki atau meninggalkan wilayah yang diblokade tanpa izin akan dikenakan tindakan pencegahan, pengalihan, dan penangkapan,” demikian bunyi pemberitahuan tersebut.
“Kapal-kapal netral masih dapat dikenakan hak kunjungan dan penggeledahan untuk menentukan keberadaan kargo selundupan,” lanjut pemberitahuan tersebut.
“Pengiriman kemanusiaan termasuk makanan, persediaan medis, dan barang-barang penting lainnya untuk kelangsungan hidup penduduk sipil akan diizinkan, dengan tunduk pada pemeriksaan.”
“Pasukan CENTCOM tidak akan menghalangi kebebasan navigasi bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz ke dan dari pelabuhan non-Iran," paparnya.
Sebuah pemberitahuan yang dikeluarkan kepada para pelaut pada hari Senin, yang diperoleh oleh USNI News, menyatakan bahwa apa yang disebut “masa tenggang” yang memungkinkan kapal-kapal netral di pelabuhan Iran untuk pergi berakhir pada pukul 10.00 pagi Waktu Timur (ET) pada hari Senin.
“Setelah waktu ini, setiap kapal yang memasuki atau meninggalkan wilayah yang diblokade tanpa izin akan dikenakan tindakan pencegahan, pengalihan, dan penangkapan,” demikian bunyi pemberitahuan tersebut.
“Kapal-kapal netral masih dapat dikenakan hak kunjungan dan penggeledahan untuk menentukan keberadaan kargo selundupan,” lanjut pemberitahuan tersebut.
“Pengiriman kemanusiaan termasuk makanan, persediaan medis, dan barang-barang penting lainnya untuk kelangsungan hidup penduduk sipil akan diizinkan, dengan tunduk pada pemeriksaan.”
Lihat Juga :