AS Blokade Selat Hormuz, Kapal Induk USS George HW Bush Berkeliaran di Afrika
Selasa, 14 April 2026 - 10:04 WIB
loading...
A
A
A
Dalam penampilan di Atlantic Council pada hari Senin, Kepala Operasi Angkatan Laut AS Laksamana Daryl Caudle berbicara tentang pertimbangan untuk blokade Selat Hormuz, termasuk risiko ranjau, seberapa diperebutkan wilayah udara tersebut, dan apakah sekutu dan mitra akan bergabung dalam blokade tersebut.
“Maksud saya, ini adalah upaya besar yang harus dilakukan di sini untuk melakukannya secara efektif,” kata Caudle.
“Dan tentu saja semua itu dibatasi oleh struktur hukum—‘aturan keterlibatan,’ aspek hukum dari hal ini, memiliki struktur hukum yang kuat yang mendukung kemampuan untuk menegakkan blokade," paparnya.
Kapal induk AS belum pernah melintasi Bab el-Mandeb sejak USS Dwight D. Eisenhower (CVN-69) berlayar melalui selat tersebut pada Desember 2023, tak lama setelah Houthi memulai kampanye serangan mereka terhadap kapal-kapal pengiriman di Laut Merah. Kapal perusak AS yang melintasi Bab el-Mandeb dalam beberapa tahun terakhir telah mengalami serangan berkelanjutan dari pasukan Houthi.
Sebelum Trump mengumumkan blokade, dua kapal perang AS berlayar melalui Selat Hormuz dan sempat beroperasi di Teluk Persia pada hari Sabtu, beberapa hari setelah pemerintahan Trump mengumumkan gencatan senjata dua minggu dengan Iran sementara para pejabat Amerika dan Iran melanjutkan negosiasi. Namun, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeklaim dua kapal perang Amerika itu telah diusir.
“Maksud saya, ini adalah upaya besar yang harus dilakukan di sini untuk melakukannya secara efektif,” kata Caudle.
“Dan tentu saja semua itu dibatasi oleh struktur hukum—‘aturan keterlibatan,’ aspek hukum dari hal ini, memiliki struktur hukum yang kuat yang mendukung kemampuan untuk menegakkan blokade," paparnya.
Kapal induk AS belum pernah melintasi Bab el-Mandeb sejak USS Dwight D. Eisenhower (CVN-69) berlayar melalui selat tersebut pada Desember 2023, tak lama setelah Houthi memulai kampanye serangan mereka terhadap kapal-kapal pengiriman di Laut Merah. Kapal perusak AS yang melintasi Bab el-Mandeb dalam beberapa tahun terakhir telah mengalami serangan berkelanjutan dari pasukan Houthi.
Sebelum Trump mengumumkan blokade, dua kapal perang AS berlayar melalui Selat Hormuz dan sempat beroperasi di Teluk Persia pada hari Sabtu, beberapa hari setelah pemerintahan Trump mengumumkan gencatan senjata dua minggu dengan Iran sementara para pejabat Amerika dan Iran melanjutkan negosiasi. Namun, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeklaim dua kapal perang Amerika itu telah diusir.
(mas)
Lihat Juga :