Trump Hapus Unggahan Gambar Dirinya sebagai Yesus setelah Tuai Kecaman
Selasa, 14 April 2026 - 08:17 WIB
loading...
A
A
A
"Banyak orang mengatakan kepada saya bahwa Tuhan menyelamatkan hidup saya karena suatu alasan, dan alasan itu adalah untuk menyelamatkan negara kita dan mengembalikan Amerika ke kejayaannya," kata Trump kepada para pendukungnya dalam pidato kemenangannya setelah memenangkan pemilu 2024.
Unggahan gambar Yesus tersebut dapat semakin memecah belah basis pendukung Trump pada saat mereka mempertanyakan perang di Timur Tengah, khususnya umat Katolik yang tersinggung oleh perseteruan publiknya dengan Paus Leo, yang telah mengkritik pengeboman AS terhadap Iran, kata Taylor kepada AFP.
"Banyak pendukung sayap kanan sudah menentang perang di Iran. Keretakan sudah muncul di kalangan basis Katoliknya, dan dengan kecaman terhadap Paus Leo ini mengancam untuk mengasingkan kelompok tersebut," kata Taylor.
Namun Kristin du Mez, seorang sejarawan di Calvin University, tidak melihat dukungan di antara para penggemar setianya goyah.
"Para pendukung Kristen konservatifnya menjaga jarak dari apa yang jelas-jelas dianggap sebagai penistaan agama," katanya.
"Tetapi saya juga melihat banyak yang menghindar. Ya, penistaan agama itu buruk, ini tidak pantas, dia harus menghapus ini," kata du Mez kepada AFP. "Yang tidak saya lihat adalah indikasi bahwa mereka tidak akan terus mendukung orang itu."
Unggahan gambar Yesus tersebut dapat semakin memecah belah basis pendukung Trump pada saat mereka mempertanyakan perang di Timur Tengah, khususnya umat Katolik yang tersinggung oleh perseteruan publiknya dengan Paus Leo, yang telah mengkritik pengeboman AS terhadap Iran, kata Taylor kepada AFP.
"Banyak pendukung sayap kanan sudah menentang perang di Iran. Keretakan sudah muncul di kalangan basis Katoliknya, dan dengan kecaman terhadap Paus Leo ini mengancam untuk mengasingkan kelompok tersebut," kata Taylor.
Namun Kristin du Mez, seorang sejarawan di Calvin University, tidak melihat dukungan di antara para penggemar setianya goyah.
"Para pendukung Kristen konservatifnya menjaga jarak dari apa yang jelas-jelas dianggap sebagai penistaan agama," katanya.
"Tetapi saya juga melihat banyak yang menghindar. Ya, penistaan agama itu buruk, ini tidak pantas, dia harus menghapus ini," kata du Mez kepada AFP. "Yang tidak saya lihat adalah indikasi bahwa mereka tidak akan terus mendukung orang itu."
(mas)
Lihat Juga :