Trump Hapus Unggahan Gambar Dirinya sebagai Yesus setelah Tuai Kecaman

Selasa, 14 April 2026 - 08:17 WIB
loading...
Trump Hapus Unggahan...
Unggahan gambar di Truth Social yang menunjukkan Presiden AS Donald Trump terlihat seperti Yesus telah dihapus karena menuai kecaman. Foto/Truth Social @realDonaldTrump
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Senin menghapus unggahan gambar di media sosial yang menggambarkan dirinya sebagai Yesus. Unggahan dihapus setelah mendapat kecaman dari para tokoh Kristen yang menganggapnya sebagai penistaan agama.

Gambar tersebut, yang diduga buatan artificial intelligence (AI), diunggah di platform Truth Social milik Trump. Gambar itu menunjukkan Trump mengenakan jubah merah dan putih yang berkibar, dengan tangannya menyentuh dahi seseorang yang tampak sakit, serta cahaya memancar dari tangan dan kepalanya.

Baca Juga: Trump Ancam China Jika Kirim Senjata ke Iran, Ini Respons Beijing

Bendera nasional Amerika Serikat berkibar di latar belakang, sementara berbagai figur menatap presiden dengan penuh hormat.

Gambar tersebut diunggah pada Minggu malam dan dihapus pada hari Senin.

Ketika ditanya tentang unggahan tersebut, Trump membantah bahwa dia mencoba terlihat seperti Yesus Kristus.

"Saya memang mengunggahnya, dan saya pikir itu adalah saya sebagai seorang dokter dan harus melakukan kegiatan Palang Merah," katanya kepada wartawan.

"Seharusnya itu adalah saya sebagai seorang dokter, yang menyembuhkan orang. Dan saya memang menyembuhkan orang. Saya menyembuhkan orang jauh lebih baik," paparnya, seperti dikutip dari AFP, Selasa (14/4/2026).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Berita Terkini
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved