Blokade Selat Hormuz, Trump Ingin China Tekan Iran Capai Kesepakatan

Senin, 13 April 2026 - 19:20 WIB
loading...
Blokade Selat Hormuz,...
Blokade Selat Hormuz, Donald Trump ingin China tekan Iran capai kesepakatan. Foto/X/CENTCOM
A A A
TEHERAN - Kegagalan pembicaraan selama akhir pekan dan ancaman Donald Trump untuk memblokade kapal yang datang dari dan menuju pelabuhan Iran telah berdampak seperti yang diharapkan pada pasar.

Harga minyak telah melonjak kembali di atas USD100 per barel, pasar saham Asia telah jatuh dan indeks berjangka pasar Eropa menunjukkan pembukaan yang lebih rendah.

Namun, gambaran yang lebih luas di sini adalah apa yang tampaknya merupakan upaya untuk memberikan tekanan lebih pada China.

Meskipun China memiliki cadangan minyak yang besar dan mendapatkan banyak minyak dari Rusia, Iran menyediakan 16% impor minyak mentah China. Sebagian besar minyak Iran yang berhasil melewati selat tersebut ditujukan untuk China. Menghentikan hal itu dapat memaksa China untuk memberikan tekanan lebih pada Iran agar mencapai kesepakatan.



Komoditas lain yang terpukul akibat blokade yang berkepanjangan adalah kepercayaan, dan survei kepercayaan para kepala keuangan pagi ini oleh Deloitte - yang mencakup sebagian besar bulan Maret - menunjukkan bahwa tanda-tanda kembalinya kepercayaan bisnis di awal tahun ini telah padam.

Rencana Donald Trump untuk memblokade pelabuhan Iran merupakan eskalasi lebih lanjut dalam perang dan "mencerminkan kemarahan Trump" karena tidak mendapatkan kesepakatan damai, menurut analis pertahanan Justin Crump.

Berbicara kepada BBC Breakfast, Crump mengatakan proposal tersebut akan menghentikan Iran menjual minyak kepada pelanggannya seperti China, yang memberikan tekanan pada Iran.

Crump berpendapat bahwa baik AS maupun Iran merasa memiliki posisi yang menguntungkan atas pihak lain, dan kedua belah pihak "berusaha membuktikan bahwa mereka benar-benar telah menang untuk menjatuhkan pihak lain".

Ia mengatakan hal itu justru menimbulkan lebih banyak ketegangan dan gangguan, tetapi merasa ada "arus positif" dari pembicaraan akhir pekan lalu meskipun tidak menghasilkan solusi.

"Banyak sekali pembicaraan yang terjadi, dan itu bagus. Jika tidak ada yang perlu dibahas, semuanya akan segera berakhir," katanya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved