Iran Merespons Langkah Trump Blokade Selat Hormuz: 'AS Akan Terperangkap dalam Pusaran Maut!'

Senin, 13 April 2026 - 07:03 WIB
loading...
A A A
Konflik, yang kini memasuki minggu ketujuh, telah menewaskan ribuan orang dan memengaruhi pasar global.

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan dalam penghitungan korban harian bahwa 252 wanita, 165 anak-anak, dan 87 petugas medis termasuk di antara yang tewas, dengan 6.588 lainnya terluka karena Israel terus membombardir negara tersebut.

Delegasi AS, yang dipimpin oleh Vance, dan delegasi Iran, yang dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf, telah membahas cara-cara untuk memajukan gencatan senjata. Pembicaraan tersebut diperumit oleh perbedaan pendapat yang mendalam dan serangan Israel yang terus berlanjut terhadap Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon.

Trump mengatakan kepada Fox News bahwa ancamannya untuk mengenakan tarif 50 persen pada barang-barang dari negara-negara yang menjual senjata ke Iran ditujukan kepada China. Dia mengatakan telah mendengar laporan tentang China yang memasok "rudal bahu" anti-pesawat ke Iran.

Trump meremehkan kemungkinan tersebut tetapi memperingatkan bahwa pasokan semacam itu akan memicu pengenaan tarif.

"Saya ragu mereka akan melakukan itu, karena saya memiliki hubungan, dan saya pikir mereka tidak akan melakukan itu, tetapi mungkin mereka sedikit melakukannya di awal," katanya. "Tetapi jika kita menangkap mereka melakukan itu, mereka akan dikenakan tarif 50 persen," kata Trump.

Pada Selasa pekan lalu, Trump mem-posting di Truth Social: "Seluruh peradaban akan mati malam ini, tidak akan pernah dihidupkan kembali".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved