4 Indikasi Perang AS dan Iran Akan Berkecamuk Lagi

Minggu, 12 April 2026 - 16:02 WIB
loading...
4 Indikasi Perang AS...
Perang AS dan Iran akan berkecamuk lagi. Foto/X
A A A
TEHERAN - Perundingan gencatan senjata yang dimediasi oleh Pakistan antara AS dan Iran tidak mencapai kesepakatan. Tidak ada hasil untuk memperpanjang gencatan senjata.

Akibatnya bisa ditebak! Perang Iran dan AS bisa saja akan kembali berkecamuk.

Deklarasi Wakil Presiden JD Vance bahwa 21 jam pembicaraan damai dengan Iran gagal menghasilkan kesepakatan menimbulkan banyak pertanyaan tentang masa depan konflik tersebut.

Hal itu tampaknya menimbulkan keraguan terhadap gencatan senjata dua minggu yang dimulai pada hari Selasa. Tanpa komitmen dari Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, pasokan energi global akan terus terhambat.

4 Indikasi Perang AS dan Iran Akan Berkecamuk Lagi

1. Trump berjanji Menghancurkan Peradaban Iran

Presiden Donald Trump telah berjanji sebelum gencatan senjata berlaku bahwa "seluruh peradaban Iran akan mati" jika para pemimpin negara itu tidak menyetujui kesepakatan. Namun, tidak jelas apakah ia memiliki keinginan untuk melanjutkan perang yang telah menjadi sangat tidak populer di kalangan warga Amerika, dan yang menurutnya telah dimenangkan AS.

Vance, selama penampilannya di Islamabad, tidak mengatakan apa yang akan terjadi sekarang setelah pembicaraan tampaknya terhenti. Ia mengisyaratkan Iran masih dapat kembali menerima "tawaran terakhir dan terbaik" Amerika Serikat, tetapi ia tidak memberikan gambaran tentang negosiasi di masa depan untuk menjembatani perbedaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Sambangi Polres Jakarta...
Sambangi Polres Jakarta Selatan, Amanda Manopo Siap Laporkan Pihak Manajemen
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved