Mengapa Perundingan 21 Jam AS-Iran Gagal? Ini Jawaban Versi Kedua Kubu

Minggu, 12 April 2026 - 10:34 WIB
loading...
A A A

Jawaban Versi Iran


Menurut laporan Press TV, jaringan berita Iran, berbagai isu, termasuk Selat Hormuz, telah menjadi poin perselisihan.

Lembaga penyiaran negara Iran, IRIB, menyalahkan "tuntutan tidak masuk akal" AS atas kebuntuan dalam perundingan di Islamabad yang bertujuan mengakhiri perang di Timur Tengah.

"Delegasi Iran bernegosiasi terus menerus dan intensif selama 21 jam untuk melindungi kepentingan nasional rakyat Iran; terlepas dari berbagai inisiatif dari delegasi Iran, tuntutan tidak masuk akal dari pihak Amerika mencegah kemajuan negosiasi. Dengan demikian, negosiasi berakhir," kata IRIB di Telegram, tanpa merinci detail tuntutan AS apa yang dianggap tidak masuk akal.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan pihaknya tidak rencana cadangan jika perundingan damai dengan Iran gagal atau Teheran menolak untuk membuka kembali Selat Hormuz. Dia menegaskan bahwa tidak ada "Rencana B".

"Anda tidak membutuhkan rencana cadangan. Militer mereka telah dikalahkan. Kita telah mengintegrasikan semuanya. Mereka memiliki sangat sedikit rudal. Mereka memiliki sangat sedikit kemampuan manufaktur. Kita telah menyerang mereka dengan sangat keras. Militer kita luar biasa; pekerjaan yang telah mereka lakukan," kata Trump.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved