Mengapa Perundingan 21 Jam AS-Iran Gagal? Ini Jawaban Versi Kedua Kubu
Minggu, 12 April 2026 - 10:34 WIB
loading...
A
A
A
Vance mengajukan pertanyaan retoris menanyakan apakah Iran memiliki kemauan untuk tidak mengembangkan senjata nuklir dalam jangka panjang dan memberikan jawaban sederhana: "Tidak."
“Pertanyaan sederhananya adalah, apakah kita melihat komitmen mendasar dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir—bukan hanya sekarang, bukan hanya dua tahun dari sekarang, tetapi untuk jangka panjang? Kita belum melihatnya. Kita berharap akan melihatnya,” kata Vance.
Iran bersikeras bahwa mereka tidak sedang mengejar ambis untuk memiliki bom atom, dan AS serta Israel telah mengebom situs-situs sensitif Iran baik dalam perang yang diluncurkan pada 28 Februari maupun pada Juni tahun lalu.
Menanggapi pertanyaan seorang jurnalis tentang apakah aset beku Iran dibahas selama perundingan 21 jam, Vance mengatakan bahwa banyak isu lainnya dibahas. "Tetapi kami tidak dapat mencapai situasi di mana Iran bersedia menerima persyaratan kami," katanya.
Vance mengatakan delegasi AS cukup fleksibel, akomodatif dan bahwa pihaknya datang dengan itikad baik, seperti yang diminta oleh Trump untuk melakukan upaya terbaik untuk mendapatkan kesepakatan. "Kami melakukan itu," katanya.
“Pertanyaan sederhananya adalah, apakah kita melihat komitmen mendasar dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir—bukan hanya sekarang, bukan hanya dua tahun dari sekarang, tetapi untuk jangka panjang? Kita belum melihatnya. Kita berharap akan melihatnya,” kata Vance.
Iran bersikeras bahwa mereka tidak sedang mengejar ambis untuk memiliki bom atom, dan AS serta Israel telah mengebom situs-situs sensitif Iran baik dalam perang yang diluncurkan pada 28 Februari maupun pada Juni tahun lalu.
Menanggapi pertanyaan seorang jurnalis tentang apakah aset beku Iran dibahas selama perundingan 21 jam, Vance mengatakan bahwa banyak isu lainnya dibahas. "Tetapi kami tidak dapat mencapai situasi di mana Iran bersedia menerima persyaratan kami," katanya.
Vance mengatakan delegasi AS cukup fleksibel, akomodatif dan bahwa pihaknya datang dengan itikad baik, seperti yang diminta oleh Trump untuk melakukan upaya terbaik untuk mendapatkan kesepakatan. "Kami melakukan itu," katanya.
Lihat Juga :