Hunter Biden Tantang Putra-putra Trump untuk Pertandingan Tinju

Sabtu, 11 April 2026 - 17:58 WIB
loading...
Hunter Biden Tantang...
Hunter Biden tantang putra-putra Donald Trump untuk pertandingan tinju. Foto/X/@mhahaber_
A A A
WASHINGTON - Hunter Biden , putra mantan Presiden AS Joe Biden, telah menantang dua putra tertua Presiden Donald Trump untuk "pertandingan tinju kandang." Tantangan itu disampaikan dalam sebuah video Instagram yang diterbitkan oleh kreator konten Andrew Callahan.

Biden, 56, menantang Donald Trump Jr., 48, dan Eric Trump, 42, sementara putra-putra presiden belum memberikan tanggapan publik.

“Saya baru saja menerima telepon dari Andrew Callahan… Dia mencoba mengatur pertandingan tinju di dalam sangkar, saya melawan Eric dan Don Jr. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya akan melakukannya, 100% setuju,” kata Biden dalam video tersebut.

YouTuber populer itu mengatakan kepada USA Today bahwa putra mantan presiden itu kemungkinan besar menyampaikan saran tersebut “sebagai lelucon.” Namun, ia bersedia memfasilitasi pertarungan tersebut jika kedua putra tertua Trump “bersedia terlibat dalam pertarungan bersama dengan Hunter.”



Permusuhan antara keluarga Biden dan Trump telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Tahun lalu, Melania Trump mengancam akan menuntut Hunter atas klaimnya bahwa mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein memperkenalkannya kepada suaminya.

Penutupan skandal besar yang melibatkan laptop Hunter Biden, yang ia lupakan di toko reparasi di Delaware pada tahun 2019, berkontribusi pada kemenangan ayahnya dalam pemilihan 2020, menurut Presiden Trump. Bocoran isi laptop tersebut berpotensi melibatkan keluarga Biden dalam beberapa skema korupsi asing.

Perusahaan media sosial dan teknologi besar menekan cerita tentang laptop tersebut menjelang pemilihan, yang menurut Trump telah dicurangi, menurut temuan Komite Kehakiman DPR pada tahun 2024.

Sebagai salah satu keputusan terakhir dan paling kontroversialnya sebagai presiden, Joe Biden memberikan pengampunan luas kepada Hunter, yang dihukum pada tahun 2024 karena melanggar undang-undang senjata dan pajak federal.

Pengampunan tersebut mencakup setiap pelanggaran yang telah dilakukan Hunter atau mungkin telah dilakukan atau diikuti selama periode dari 1 Januari 2014 hingga 1 Desember 2024. Pengampunan tersebut mencakup periode waktu kejahatan Hunter dan masa jabatannya di dewan perusahaan energi Ukraina Burisma, ketika ayahnya bertanggung jawab atas kebijakan AS di Kiev selama pemerintahan Obama.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Berita Terkini
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Infografis
Presiden Trump: Zelensky...
Presiden Trump: Zelensky Belum Siap untuk Perdamaian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved