Iran Ancam Batalkan Negosiasi Gencatan Senjata jika Prasyarat Teheran Tak Dipenuhi

Sabtu, 11 April 2026 - 17:16 WIB
loading...
Iran Ancam Batalkan...
Iran ancam batalkan negosiasi gencatan senjata jika prasyarat Teheran tak dipenuhi. Foto/X/@DailyIranNews
A A A
TEHERAN - Stasiun televisi berita pemerintah Iran , IRINN, memperingatkan bahwa pembicaraan masih bisa dibatalkan jika prasyarat Iran tidak dipenuhi. Penarikan diri dari negosiasi yang gagal menghormati "kepentingan, tuntutan, dan garis merah" Iran itu sendiri dapat dilihat sebagai "pencapaian" bagi apa yang digambarkan oleh para pejabat sebagai "diplomasi asertif".

Ancaman Iran itu di tengah delegasi Iran diharapkan bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif terlebih dahulu, setelah itu rincian lebih lanjut – termasuk waktu pembicaraan dengan delegasi AS – kemungkinan akan menjadi jelas - karena kami baru saja melaporkan bahwa percakapan dengan Sharif telah terjadi.

Televisi pemerintah menekankan syarat dan garis merah Iran, serta kurangnya kepercayaan pada AS. Laporan-laporan tersebut menyatakan bahwa Iran memegang kendali dan dapat melanjutkan tanpa pembicaraan jika syarat-syaratnya tidak dipenuhi.



Sebelumnya, Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyampaikan pernyataan tersebut setelah tiba di Pakistan untuk melakukan pembicaraan dengan para negosiator AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved