Iran Ancam Batalkan Negosiasi Gencatan Senjata jika Prasyarat Teheran Tak Dipenuhi
Sabtu, 11 April 2026 - 17:16 WIB
loading...
A
A
A
Pemimpin delegasi Iran mengatakan kepada wartawan bahwa Iran datang ke Islamabad dengan itikad baik, meskipun tidak mempercayai Amerika Serikat, kata kantor berita resmi IRNA.
Ia dilaporkan mengutip kegagalan Washington untuk memenuhi komitmennya selama negosiasi sebelumnya antara kedua pihak.
Kemudian, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada mitranya dari Jerman, Johann Wadephul, bahwa Iran memasuki negosiasi dengan AS dengan "ketidakpercayaan total", lapor kantor berita Mehr.
Araghchi mengatakan Iran “akan berjuang dengan kekuatan penuh untuk mengamankan kepentingan dan hak-hak rakyat Iran,” dengan menyebutkan pelanggaran janji berulang dan “pengkhianatan diplomasi” oleh AS.
Selanjutnya, Masood Akhtar, mantan marshal udara Pakistan, percaya bahwa prioritas pihak AS adalah membuka Selat Hormuz dalam pembicaraan tersebut, dan itu adalah tujuan minimal mereka.
Ia dilaporkan mengutip kegagalan Washington untuk memenuhi komitmennya selama negosiasi sebelumnya antara kedua pihak.
Kemudian, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada mitranya dari Jerman, Johann Wadephul, bahwa Iran memasuki negosiasi dengan AS dengan "ketidakpercayaan total", lapor kantor berita Mehr.
Araghchi mengatakan Iran “akan berjuang dengan kekuatan penuh untuk mengamankan kepentingan dan hak-hak rakyat Iran,” dengan menyebutkan pelanggaran janji berulang dan “pengkhianatan diplomasi” oleh AS.
Selanjutnya, Masood Akhtar, mantan marshal udara Pakistan, percaya bahwa prioritas pihak AS adalah membuka Selat Hormuz dalam pembicaraan tersebut, dan itu adalah tujuan minimal mereka.
Lihat Juga :