Rusia Jengkel Pesawat Pembom dan Pengintai AS Hilir Mudik Dekat Crimea

Sabtu, 19 September 2020 - 05:42 WIB
loading...
Rusia Jengkel Pesawat...
Pesawat pembom strategis B-52 AS. Foto/The Aviation Geek Club
A A A
MOSKOW - Meningkatnya kehadiran pesawat pembom dan pengintai Amerika Serikat (AS) di wilayah Laut Hitam membuat Rusia jengkel.Moskow lantas menuduh AS dan sekutunya sengaja memprovokasi ketegangan di wilayah itu.

Kepala departemen operasional utama Staf Umum Rusia, Sergei Rudskoi, menuduh AS dan anggota NATO lainnya telah secara signifikan meningkatkan cakupan aktivitas militer mereka di wilayah tersebut.

"AS dan sekutu NATO-nya akan memikul tanggung jawab penuh atas kemungkinan eskalasi situasi di kawasan itu," ujarnya seperti dilansir dari AP, Sabtu (19/9/2020).

Rudskoi menunjuk pada serangkaian penerbangan oleh pembom strategis B-52 AS pada Agustus dan September di Laut Hitam dan Laut Azov. Ia menuduh misi tersebut dimaksudkan untuk mensimulasikan serangan rudal terhadap fasilitas di Rusia selatan. Dia mengatakan para bomber itu terbang sedekat 11 kilometer ke perbatasan Rusia.(Baca juga: Unjuk Kekuatan, Enam Bomber B-52 AS Akan Terbang di Langit 30 Negara NATO )

Jenderal Rusia itu mencatat bahwa AS dan sekutu NATO-nya juga telah meningkatkan penerbangan intelijen mereka di dekat Crimea, yang katanya meningkat 40% dibandingkan tahun lalu. Ia menambahkan bahwa pada satu kesempatan pada 4 September, lima pesawat pengintai NATO berdengung di daerah dekat Crimea pada saat yang sama.

"Rusia mengirimkan jet tempurnya untuk mencegat dan mengawal pembom AS dan NATO serta pesawat pengintai pada 27 kesempatan bulan ini saja," ungkap Rudskoi.

Ia menambahkan bahwa kapal perang NATO juga menghabiskan waktu lebih lama di Laut Hitam tahun ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Dokumen Rahasia AS Ungkap...
Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO
Rekomendasi
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved