Mojtaba Khamenei Dikabarkan Cacat karena Terluka Parah

Sabtu, 11 April 2026 - 15:14 WIB
loading...
Mojtaba Khamenei Dikabarkan...
Mojtaba Khamenei dikabarkan cacat karena terluka parah. Foto/X
A A A
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, masih dalam masa pemulihan dari cedera parah di wajah dan kaki yang diderita dalam serangan udara yang menewaskan ayahnya di awal perang. Itu diungkapakan tiga orang yang dekat dengan lingkaran dalamnya mengatakan kepada Reuters.

"Wajah Khamenei cacat akibat serangan terhadap kompleks pemimpin tertinggi di pusat Teheran dan ia menderita cedera signifikan pada satu atau kedua kakinya," kata ketiga sumber tersebut.

Meskipun demikian, pria berusia 56 tahun itu pulih dari luka-lukanya dan tetap memiliki ketajaman mental, menurut beberapa sumber yang meminta anonimitas untuk membahas masalah sensitif. Ia ikut serta dalam pertemuan dengan pejabat senior melalui konferensi audio dan terlibat dalam pengambilan keputusan mengenai isu-isu utama termasuk perang dan negosiasi dengan Washington, kata dua dari mereka.

Pertanyaan tentang apakah kesehatan Khamenei memungkinkannya untuk menjalankan urusan negara muncul di saat Iran berada dalam bahaya terbesar selama beberapa dekade, dengan perundingan perdamaian berisiko tinggi dengan Amerika Serikat dibuka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada hari Sabtu.

Keterangan dari orang-orang yang dekat dengan lingkaran dalam Khamenei memberikan deskripsi paling rinci tentang kondisi pemimpin tersebut selama beberapa minggu terakhir. Reuters tidak dapat memverifikasi deskripsi mereka secara independen.

Keberadaan, kondisi, dan kemampuan Khamenei untuk memerintah masih menjadi misteri bagi publik, tanpa foto, video, atau rekaman audio dirinya yang dipublikasikan sejak serangan udara dan pengangkatannya sebagai pengganti ayahnya pada 8 Maret.

Misi Iran di PBB tidak menanggapi pertanyaan Reuters tentang seberapa parah luka Khamenei atau alasan mengapa ia belum muncul dalam gambar atau rekaman apa pun.

Khamenei terluka pada 28 Februari, hari pertama perang yang dilancarkan oleh AS dan Israel, dalam serangan yang menewaskan ayahnya dan pendahulunya, Ali Khamenei, yang telah memerintah sejak 1989. Istri Mojtaba Khamenei, saudara ipar laki-laki dan perempuan, termasuk di antara anggota keluarganya yang tewas dalam serangan tersebut.

Belum ada pernyataan resmi Iran tentang seberapa parah luka Khamenei. Namun, seorang pembaca berita di televisi pemerintah menggambarkannya sebagai "janbaz," istilah yang digunakan untuk mereka yang terluka parah dalam perang, setelah ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi.

Laporan tentang cedera Khamenei sesuai dengan pernyataan yang dibuat oleh Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pada 13 Maret ketika ia mengatakan bahwa Khamenei "terluka dan kemungkinan cacat."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Berita Terkini
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved