Mojtaba Khamenei Dikabarkan Cacat karena Terluka Parah

Sabtu, 11 April 2026 - 15:14 WIB
loading...
A A A
Sebagai tokoh berpengaruh di kantor ayahnya, Khamenei sebelumnya telah menghabiskan bertahun-tahun terlibat dalam menjalankan kekuasaan di tingkat atas IRGC, kata para pejabat dan orang dalam, membangun hubungan dengan tokoh-tokoh senior Garda Revolusi.

Meskipun ia secara luas dianggap akan melanjutkan pendekatan garis keras ayahnya karena hubungannya dengan IRGC, kita tidak banyak mengetahui tentang pandangan dunianya, kata Vatanka dari Middle East Institute.

Komunikasi pertama Khamenei dengan rakyat Iran sebagai pemimpin tertinggi terjadi pada 12 Maret, dengan mengatakan dalam pernyataan tertulis yang dibacakan oleh presenter berita televisi bahwa Selat Hormuz harus tetap tertutup dan memperingatkan negara-negara regional untuk menutup pangkalan AS.

Kantornya sejak itu telah mengeluarkan beberapa pernyataan tertulis singkat lainnya darinya, termasuk pada 20 Maret ketika ia menyambut tahun baru Persia, yang ia sebut sebagai "tahun perlawanan." Pernyataan publik tentang kebijakan mengenai sikap perang Iran, pendekatannya terhadap diplomasi, negara-negara tetangga, negosiasi gencatan senjata, dan kerusuhan domestik, telah dibuat oleh pejabat senior lainnya.

Ketidakhadiran Khamenei banyak dibahas di media sosial Iran dan di grup aplikasi pesan, ketika internet negara yang tidak stabil memungkinkan, dengan teori konspirasi yang tersebar luas tentang kondisinya dan siapa yang menjalankan negara.

Salah satu meme populer yang beredar online adalah gambar kursi kosong di bawah sorotan lampu dengan slogan "Di mana Mojtaba?"

Namun, beberapa pendukung pemerintah, termasuk seorang anggota senior milisi Basij, sebuah kelompok paramiliter sukarelawan yang dijalankan oleh IRGC, mengatakan bahwa penting bagi Khamenei untuk tetap tidak menonjol, mengingat ancaman yang ditimbulkan oleh gelombang serangan udara AS dan Israel yang telah melenyapkan sebagian besar kepemimpinan negara.

Seorang anggota Basij berpangkat rendah menyetujuinya.

“Mengapa dia harus tampil di depan umum? Untuk menjadi sasaran para penjahat ini?” kata Mohammad Hosseini, dari kota Qom, dalam sebuah pesan teks.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Spesifikasi Pesawat...
Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut
Rekomendasi
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved