Rusia Kutuk Keras Israel: Gencatan Senjata AS-Iran Harus Mencakup Lebanon!

Jum'at, 10 April 2026 - 10:35 WIB
loading...
Rusia Kutuk Keras Israel:...
Rusia menyatakan gencatan senjata AS dan Iran harus mencakup Lebanon. Rusia kutuk keras serangan barbar Israel terhadap Lebanon yang tewaskan 303 orang. Foto/The National
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia mengatakan gencatan senjata perang Timur Tengah yang diumumkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Iran harus mencakup Lebanon. Moskow juga mengutuk keras serangan brutal Israel terhadap Lebanon, di mana banyak orang yang tidak bersalah ikut meninggal.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov memuji gencatan senjata tersebut dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

Baca Juga: Usai Bantai 303 Orang, Netanyahu Perintahkan Israel Negosiasi dengan Lebanon

"Moskow sangat yakin bahwa perjanjian-perjanjian ini memiliki dimensi regional dan, khususnya, berlaku untuk Lebanon," katanya, dalam sebuah pernyataan yang dirilis Kementerian Luar Negeri Rusia pada hari Kamis, yang dilansir Times of Israel.

Dalam pernyataan terpisah, juru bicara kementerian tersebut; Maria Zakharova, mengutuk keras serangan Israel di Lebanon. Menurutnya, tindakan agresif militer Zionis mengancam menggagalkan proses negosiasi AS-Iran yang sedang berlangsung.

"Kami mengutuk keras serangan Israel terhadap Lebanon ini, yang telah menyebabkan banyak korban jiwa di antara orang-orang yang tidak bersalah dan kerusakan besar pada infrastruktur sipil," katanya.

"Perlu dicatat bahwa serangan itu dilakukan hampir segera setelah kesepakatan AS-Iran tentang gencatan senjata dua minggu mulai berlaku, ketika kesempatan muncul untuk mencapai resolusi diplomatik terhadap krisis militer dan politik akut di kawasan itu," katanya.

Zakharova mengatakan bahwa Rusia mendukung gencatan senjata segera di zona konflik Israel-Lebanon dan kembalinya fokus pada upaya politik dan diplomatik, termasuk memastikan implementasi penuh Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved