Rusia Kutuk Keras Israel: Gencatan Senjata AS-Iran Harus Mencakup Lebanon!
Jum'at, 10 April 2026 - 10:35 WIB
loading...
A
A
A
Moskow menegaskan kembali posisinya yang berprinsip dalam mendukung kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan integritas teritorial Lebanon.
"Kami berkomitmen untuk bekerja sama erat dengan mitra regional dan internasional untuk memfasilitasi stabilisasi berkelanjutan situasi di Lebanon dan kawasan Timur Tengah secara keseluruhan," imbuh Zakharova.
Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan jumlah korban tewas akibat serangan Israel pada hari Rabu di seluruh negeri telah meningkat menjadi 303 orang, dengan 1.150 orang terluka. Penduduk setempat menggambarkannya sebagai "serangan Rabu kelam".
Dalam sebuah pernyataan, Pusat Operasi Darurat Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di beberapa lokasi, dengan pihak berwenang berupaya untuk mengambil jenazah dari bawah reruntuhan dan mengidentifikasi korban, termasuk melalui tes DNA.
Jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon sejak 2 Maret telah meningkat menjadi 1.888 orang tewas dan 6.092 orang terluka, imbuh kementerian tersebut.
"Kami berkomitmen untuk bekerja sama erat dengan mitra regional dan internasional untuk memfasilitasi stabilisasi berkelanjutan situasi di Lebanon dan kawasan Timur Tengah secara keseluruhan," imbuh Zakharova.
Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan jumlah korban tewas akibat serangan Israel pada hari Rabu di seluruh negeri telah meningkat menjadi 303 orang, dengan 1.150 orang terluka. Penduduk setempat menggambarkannya sebagai "serangan Rabu kelam".
Dalam sebuah pernyataan, Pusat Operasi Darurat Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di beberapa lokasi, dengan pihak berwenang berupaya untuk mengambil jenazah dari bawah reruntuhan dan mengidentifikasi korban, termasuk melalui tes DNA.
Jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon sejak 2 Maret telah meningkat menjadi 1.888 orang tewas dan 6.092 orang terluka, imbuh kementerian tersebut.
(mas)
Lihat Juga :