Inilah Product 358, Rudal Murah Iran yang Menembak Jet Tempur Siluman F-35 AS

Jum'at, 10 April 2026 - 09:09 WIB
loading...
A A A
Demikian pula, mantan pilot tempur Angkatan Udara India, Vijainder K Thakur, mengatakan: “Sulit untuk memprediksi bentuk ancaman di masa depan. Saya sendiri yakin bahwa F-35 yang rusak akibat rudal Iran, yang diduga Product 358, tidak mengenali hibrida rudal-drone sebagai ancaman.”

Dia menekankan bahwa sensor F-35 kemungkinan gagal mengklasifikasikan hibrida bersinyal rendah tersebut sebagai ancaman tepat waktu.

Thakur menyampaikan poin penting tentang F-35 yang tidak mengenali “hibrida rudal-drone sebagai ancaman", karena AS telah mengetahui rudal tersebut dan karakteristiknya setidaknya sejak tahun 2020, ketika untuk pertama kalinya mereka menemukan hibrida rudal-drone yang tidak biasa ini di Yaman bersama kelompok Houthi.

Faktanya, AS menyita rudal-rudal ini jauh sebelum tahun 2020 ketika mencegat pengiriman senjata Iran ke Houthi di Yaman.

Dalam artikel New York Times Februari 2020, intersepsi dan rudal baru ini dijelaskan secara detail.

“Dalam konferensi pers, Kapten Bill Urban, juru bicara Komando Pusat (CENTCOM) AS, menolak berkomentar tentang cara kerja rudal tersebut.

Tetapi seorang pejabat militer yang familiar dengan senjata tersebut, yang disebut sebagai rudal 358, menggambarkannya sebagai rudal jelajah yang dirancang untuk menghindari tindakan pertahanan Amerika Serikat dan dapat menjatuhkan helikopter militer Amerika, serta pesawat tilt-rotor MV-22 Osprey.

“Rudal tersebut terdiri dari tiga bagian: dua motor dan hulu ledak eksplosif. Senjata tersebut dapat dirakit setelah pengiriman dan ditembakkan dari peluncur sederhana di darat. Setelah rudal ditembakkan dan bergerak cukup cepat, motor pendorong berbahan bakar padat akan terlepas, dan motor jelajah akan mengambil alih; pada titik itu, senjata tersebut terbang dalam pola angka delapan dan mencari target,” tulis New York Times dalam laporan rinci tentang senjata Iran tersebut.

Artikel tersebut menjelaskan aspek unik rudal itu dan menyoroti karakteristiknya yang mampu berpatroli di udara. Artikel itu juga menyoroti kemampuan rudal Iran tersebut dalam mencari panas.

“Selusin lensa inframerah yang disusun melingkar di sekitar rudal diyakini mampu mengalahkan penangkal pencari panas yang biasanya digunakan helikopter koalisi,” imbuh laporan media AS itu.

Pada tahun 2021, otoritas Irak juga mengatakan bahwa mereka telah menemukan setidaknya satu rudal ini di dekat Pangkalan Udara Tuz Khurmatu.

Sekitar dua tahun kemudian, pada tahun 2023, Product 358 sekali lagi menjadi berita utama ketika Iran menunjukkan rudal tersebut kepada Rusia, yang tampaknya terkesan dengan karakteristik dan kemampuannya yang unik.

Kemudian, pada November 2023, Hizbullah menyerang UAV militer Israel menggunakan Product 358 di Lebanon.

“Rudal yang dikenal sebagai ‘358’ adalah rudal anti-pesawat yang mampu berpatroli dan menggabungkan kemampuan ‘drone kamikaze’ dan rudal permukaan-ke-udara,” demikian laporan surat kabar Israel; Haaretz, pada saat itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved