Iran Bisa Buka Selat Hormuz pada Hari Kamis atau Jumat Jelang Negosiasi di Pakistan

Rabu, 08 April 2026 - 21:11 WIB
loading...
Iran Bisa Buka Selat...
Kapal tanker berada di perairan dekat Selat Hormuz. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa Teheran dapat membuka Selat Hormuz pada hari Kamis atau Jumat menjelang pertemuan negara itu dengan Amerika Serikat (AS) di Pakistan, jika kerangka gencatan senjata tercapai. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran selama perang telah mengacaukan pasar minyak dan gas global.

Sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata dengan Amerika Serikat, Teheran telah setuju mengizinkan transit kapal yang aman melalui Selat Hormuz.

Pejabat tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa pembukaan kembali Selat akan dilakukan dalam koordinasi dengan militer Iran.

Sementara itu, Perusahaan Pengolahan dan Distribusi Minyak Nasional Iran mengatakan satu kilang minyak yang terletak di Pulau Lavan Iran terkena serangan pagi ini pukul 06:30 GMT.

“Tim keamanan dan pemadam kebakaran sedang mengendalikan dan memadamkan api serta mengamankan fasilitas,” kata pernyataan perusahaan yang dimuat kantor berita Mehr.

“Untungnya, sejauh ini belum ada laporan korban jiwa berkat evakuasi karyawan yang tepat waktu.”

Adapun Kremlin menyambut baik gencatan senjata antara AS dan Iran. Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov mengatakan Rusia menginginkan perdamaian terwujud di Timur Tengah berdasarkan keseimbangan kepentingan semua negara di kawasan tersebut.

Namun, ada juga suara-suara lain yang terdengar di Rusia yang mengatakan krisis ini tidak pernah memiliki solusi militer.

Operasi militer terhadap Iran akan tercatat dalam sejarah AS sebagai kegagalan daripada kemenangan. Tak hanya itu, krisis Iran telah mengungkapkan kelemahan besar NATO, Uni Eropa, dan Inggris, bahwa masih terlalu dini untuk membicarakan prospek pembicaraan AS-Iran di Pakistan, dan perang belum berakhir di kawasan tersebut.

Namun pada saat yang sama, topik paling populer yang telah dibahas akhir-akhir ini, terutama di luar negeri, adalah bagaimana Rusia telah memperoleh keuntungan ekonomi dari perang AS-Israel melawan Iran dan gangguan navigasi di Selat Hormuz karena Rusia terus menjadi salah satu pengekspor minyak dan pupuk utama dunia.

Namun, kita tahu bahwa serangan Ukraina terhadap infrastruktur minyak Rusia terus berlanjut. Jadi sangat sulit untuk mengatakan apakah Rusia diuntungkan dari krisis ini atau tidak.

Baca juga: Dunia Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dorong Perdamaian Abadi Timur Tengah
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Berita Terkini
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Infografis
Waspada! Gejala Kolesterol...
Waspada! Gejala Kolesterol Tinggi di Jari Kaki pada Malam Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved