Setelah Hancurkan 13.000 Target, Militer AS Akhirnya Hentikan Serangan ke Iran

Rabu, 08 April 2026 - 08:20 WIB
loading...
Setelah Hancurkan 13.000...
Setelah hancurkan 13.000 target, militer AS akhirnya hentikan serangan ke Iran. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Militer AS telah menghentikan serangan di dalam Iran . Itu diungkapkan seorang pejabat AS. Itu dikarenakan adanya gencatan senjata.

Sebelumnya, Komando Pusat AS menjelaskan Washington telah menyerang lebih dari 13.000 target di Iran sejak perang dimulai.

Presiden Donald Trump mengatakan bahwa ia telah menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran dengan syarat Iran setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz yang penting.



Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mengatakan bahwa selama dua minggu tersebut, militer negara itu akan mengoordinasikan jalur aman melalui Selat Hormuz.

Pemerintahan Trump sedang mempersiapkan potensi negosiasi tatap muka antara pejabat AS dan Iran dalam beberapa hari mendatang, karena kedua pihak berupaya mencapai kesepakatan jangka panjang untuk mengakhiri perang antara Washington dan Teheran.

“Ada diskusi tentang pembicaraan tatap muka, tetapi belum ada yang final sampai diumumkan oleh Presiden atau Gedung Putih,” kata sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt kepada CNN.

Pertemuan itu kemungkinan akan berlangsung di Islamabad dengan mediator Pakistan yang hadir, kata para pejabat. Mereka menambahkan bahwa hal itu semakin mungkin terjadi karena gencatan senjata dua minggu yang diumumkan oleh AS dan Iran malam ini.

Utusan khusus Trump, Steve Witkoff, menantu laki-lakinya Jared Kushner, dan Wakil Presiden JD Vance diperkirakan akan hadir, kata para pejabat. Vance saat ini sedang mengunjungi Hongaria, dan sumber-sumber mengindikasikan bahwa kunjungan ke sana dapat ditambahkan ke perjalanannya jika waktunya tepat.

Sementara itu, para pejabat Israel prihatin tentang perjanjian gencatan senjata sementara yang telah dicapai AS dengan Iran.

Sumber tersebut mengatakan Israel akan mematuhi gencatan senjata tersebut, mengikuti arahan Presiden AS Donald Trump.

Namun Israel melakukannya dengan enggan: Israel masih memiliki lebih banyak target dalam daftarnya dan lebih banyak tujuan yang ingin dicapai melalui aksi militer di Iran, kata sumber tersebut.



Ketika ditanya oleh CNN pada pertengahan Maret, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak untuk menjawab apakah Israel akan menghentikan serangannya terhadap Iran jika Trump mencapai gencatan senjata. Namun ia mengakui bahwa Trump adalah "pemimpin" dan bahwa ia adalah "sekutunya."

"Pada akhirnya, Presiden Trump membuat keputusannya sendiri dan apakah saya menghormatinya? Ya, saya menghormatinya," kata Netanyahu kepada CNN selama konferensi pers 18 Maret.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Rahasia Keharmonisan...
Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Kisah Umar bin Khattab
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Balas Serangan AS, Parlemen...
Balas Serangan AS, Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved