5 Cara Iran Ubah Selat Hormuz Jadi Zona Maut bagi AS, dari Kapal Selam Mini hingga Ranjau Laut

Rabu, 08 April 2026 - 14:30 WIB
loading...
A A A
AS telah berhasil menurunkan banyak kemampuan angkatan laut konvensional Iran, kata Childs. Tetapi ancaman tertinggi masih berasal dari persenjataan non-konvensional Iran, seperti drone, kapal serang cepat kecil, dan bahkan perahu tak berawak yang diisi dengan bahan peledak.

“Jika Iran memutuskan untuk memasang ranjau, Anda dapat menyingkirkannya dari bagian belakang kapal layar (dhow) yang tampak tidak berbahaya,” kata Childs kepada CNN. “Meskipun AS mungkin telah memperhitungkan kapal selam utama Iran, mungkin masih ada ‘kapal selam mini’ yang perlu dipertimbangkan,” tambahnya, merujuk pada kapal selam kecil yang dapat beroperasi di perairan dangkal.

Sekutu AS, termasuk Inggris, Prancis, dan Bahrain, juga berupaya mengembangkan rencana yang layak untuk melindungi pelayaran internasional di jalur perairan tersebut.

5. Sudah Puluhan Kapal Tanker di Serang Iran

Iran telah menyerang setidaknya 19 kapal di dekat Selat Hormuz, di Teluk Persia, dan di Teluk Oman.

Dan para analis mencatat bahwa Iran bahkan tidak perlu menghancurkan kapal untuk berhasil dalam tujuannya mengganggu perdagangan energi global. Selama ancaman tetap cukup tinggi, perusahaan pelayaran kemungkinan besar tidak akan mengambil risiko untuk melanjutkan transit. Namun, beberapa kapal yang memiliki hubungan dengan Iran, Tiongkok, India, dan Pakistan telah berhasil melewati selat tersebut.

Iran mengatakan bahwa “kapal-kapal non-musuh” dapat melintasi selat tersebut jika mereka berkoordinasi dengan otoritas Iran. Laporan Lloyd’s List Intelligence mengatakan bahwa setidaknya 16 kapal telah berhasil melewatinya, termasuk satu kapal yang diyakini telah membayar biaya sebesar $2 juta, serta beberapa kapal tanker “zombie” yang menggunakan identitas palsu dari kapal-kapal yang telah dibongkar. CNN tidak dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen.

Bahkan jika semua lalu lintas kapal tanker akhirnya dimulai kembali, akan membutuhkan waktu untuk mengatasi penundaan: Hampir 2.000 kapal terjebak di dalam Teluk Persia, menurut Organisasi Maritim Internasional.

Pemerintahan Trump telah menggembar-gemborkan apa yang mereka sebut sebagai kemajuan diplomatik. Sementara itu, Iran tetap menyatakan bahwa mereka tidak sedang bernegosiasi dengan AS, meskipun telah mengakui adanya pertukaran pesan melalui mediator.

Pembicaraan Trump tentang negosiasi terjadi di tengah ribuan Marinir dan pelaut AS yang menuju ke Timur Tengah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Berita Terkini
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Infografis
Kapal Selam Nuklir China...
Kapal Selam Nuklir China Terperangkap di Bawah Laut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved