Denmark Terapkan Pembatasan Baru untuk Cegah Peningkatan Covid-19

Jum'at, 18 September 2020 - 23:01 WIB
loading...
Denmark Terapkan Pembatasan...
Komuter memakai masker di kereta di Copenhagen, Denmark, 22 Agustus 2020. Foto/REUTERS
A A A
COPENHAGEN - Denmark akan mengurangi batas perkumpulan publik dari 100 orang menjadi 50 orang. Pemerintah juga memerintahkan bar dan restoran tutup lebih awal untuk membatasi kenaikan infeksi baru Covid-19.

Langkah tersebut diumumkan oleh Perdana Menteri (PM) Denmark Mette Frederiksen pada Jumat (18/9). Denmark mengalami peningkatan kasus harian dalam beberapa pekan terakhir setelah melonggarkan lockdown yang diterapkan antara Maret dan Mei.

Dalam 24 jam terakhir, sebanyak 454 kasus infeksi virus corona baru dicatat di Denmark , mendekati rekor April sebanyak 473 kasus.

“Tingkat reproduksi kasus yang menunjukkan berapa banyak penyebaran dari satu orang pada orang lain, saat ini sebesar 1,5 di penjuru negeri,” papar Frederiksen.

Bar dan restoran akan tutup pukul 10.00 malam. Berbagai langkah itu akan berlaku mulai Sabtu (19/9) dan berakhir hingga 4 Oktober. (Baca Juga: Israel dan Saudi Bahas Pembangunan Jaringan Pipa Minyak Dua Negara)

“Saat ini, berbagai pembatasan itu tidak cukup komprehensif untuk memulihkan ekonomi Denmark,” ujar ekonom Sydbank, Soren Kristensen. (Baca Infografis: Pensiun Dini Jadi Momok, Pilot Marinir AS Digoda Bonus Melimpah)

“Meski demikian, ini akan mempengaruhi ekonomi Denmark dan sehingga kita mungkin melihat pemulihan ekonomi kehilangan momentum,” kata Kristensen. (Lihat Video: Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk di Makassar)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
Denmark Rogoh Rp757...
Denmark Rogoh Rp757 Miliar untuk Beli Rudal AS, Agar Greenland Tak Dicaplok Trump
PM Denmark: Trump Masih...
PM Denmark: Trump Masih Ngotot Ingin Caplok Greenland
Siapa Suku Inuit? Penduduk...
Siapa Suku Inuit? Penduduk Asli Greenland yang Suka Berburu Paus
Mengapa Tidak Ada Bukti...
Mengapa Tidak Ada Bukti Greenland Menghadapi Ancaman Asing?
Greenland Merespons...
Greenland Merespons Kesepakatan Trump dan Bos NATO: Kedaulatan Adalah Garis Merah!
Parlemen Denmark Serius...
Parlemen Denmark Serius Pertimbangkan Boikot Piala Dunia 2026
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Uruguay Tersandera Dokumen...
Uruguay Tersandera Dokumen Pesawat, FIFA dan Maskapai Saling Lempar Tanggung Jawab
Mengenal William Adi,...
Mengenal William Adi, Kreator Konten yang Konsisten Edukasi Skincare dan Kesehatan Kulit
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Berita Terkini
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Infografis
4 Fitur Baru Google...
4 Fitur Baru Google Maps untuk Mempermudah Perjalanan Anda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved