4 Alasan Hanya Modi, Xi Jinping, dan Putin yang Bisa Menghentikan Perang di Iran
Senin, 06 April 2026 - 21:10 WIB
loading...
Hanya PM Narendra Modi, PM Xi Jinping dan Presiden Vladimir Putin yang bisa menghentikan perang di Iran. Foto/X/US NAVY
A
A
A
MOSKOW - India, Rusia, dan China adalah satu-satunya kekuatan yang dapat bersatu untuk menghentikan perang AS-Israel di Iran . Itu dikemukakan akademisi terkemuka Amerika, Jeffrey Sachs.
“Saat ini hanya ada tiga orang dewasa di dunia ini yang dapat menghentikan ini, dan mereka harus menghentikannya bersama-sama,” kata Sachs, direktur Pusat Pembangunan Berkelanjutan di Universitas Columbia.
Ia mengatakan para pemimpin negara-negara ini memiliki kepentingan agar dunia tidak hancur berantakan.
Sachs juga mengatakan bahwa sebagian dari kepemimpinan politik Israel memiliki mentalitas "abad ke-6 SM".
"Saat ini, kita tidak boleh berteman dengan [Perdana Menteri Israel] Benjamin Netanyahu. India, sebagai negara besar dan negara adidaya, seharusnya tidak bersekutu dengan Israel, yang baru saja melakukan genosida di Gaza," tambah Sachs.
"Ini bukan persahabatan, aliansi strategis, atau kemitraan," katanya, merujuk pada hubungan India dengan Israel. "Ini bukan untuk kepentingan India."
Sachs menyebutkan kepresidenan BRICS India sebagai alasan utama mengapa India menjadi kandidat untuk menengahi perdamaian. "Kedua, berurusan dengan Donald Trump bukanlah hal yang menyenangkan… jadi lebih baik melakukannya bersama dengan mitra."
Ia mengatakan hubungan India dengan Iran juga sudah terjalin sejak lama, menjadikannya mediator yang ideal.
Sachs menggambarkan negara-negara Barat sebagai "dimiliki dan dioperasikan" oleh AS, dan mengatakan India tidak boleh mengulangi garis kebijakan "negara-negara bawahan" ini.
4 Alasan Hanya Modi, Xi Jinping, dan Putin yang Bisa Menghentikan Perang di Iran
1. Hanya Orang Dewasa yang Menghentikan Perang Iran
Konflik Timur Tengah harus dihentikan oleh "orang dewasa," katanya kepada Afshin Rattansi dalam program New Order yang ditayangkan di RT.“Saat ini hanya ada tiga orang dewasa di dunia ini yang dapat menghentikan ini, dan mereka harus menghentikannya bersama-sama,” kata Sachs, direktur Pusat Pembangunan Berkelanjutan di Universitas Columbia.
2. 3 Pemimpin Negara Adidaya
“Perdana Menteri [Narendra] Modi, Presiden Xi Jinping, dan Presiden Vladimir Putin. Mereka adalah pemimpin dari tiga negara adidaya lainnya di dunia,” tambahnya.Ia mengatakan para pemimpin negara-negara ini memiliki kepentingan agar dunia tidak hancur berantakan.
Sachs juga mengatakan bahwa sebagian dari kepemimpinan politik Israel memiliki mentalitas "abad ke-6 SM".
3. Hanya BRICS, Bukan yang Lain
"Menurut saya, hanya BRICS yang mampu melakukan ini," katanya ketika ditanya tentang upaya Pakistan yang dilaporkan untuk menengahi perdamaian."Saat ini, kita tidak boleh berteman dengan [Perdana Menteri Israel] Benjamin Netanyahu. India, sebagai negara besar dan negara adidaya, seharusnya tidak bersekutu dengan Israel, yang baru saja melakukan genosida di Gaza," tambah Sachs.
"Ini bukan persahabatan, aliansi strategis, atau kemitraan," katanya, merujuk pada hubungan India dengan Israel. "Ini bukan untuk kepentingan India."
4. India Jadi Kuncinya
Sachs mengatakan India memiliki wibawa untuk mengatakan tidak pada apa yang ia sebut sebagai "khayalan Amerika," menambahkan, "Tetapi saya menyarankan agar India melakukan ini bersama dengan Rusia dan China, dengan Brasil, dengan negara-negara BRICS lainnya."Sachs menyebutkan kepresidenan BRICS India sebagai alasan utama mengapa India menjadi kandidat untuk menengahi perdamaian. "Kedua, berurusan dengan Donald Trump bukanlah hal yang menyenangkan… jadi lebih baik melakukannya bersama dengan mitra."
Ia mengatakan hubungan India dengan Iran juga sudah terjalin sejak lama, menjadikannya mediator yang ideal.
Sachs menggambarkan negara-negara Barat sebagai "dimiliki dan dioperasikan" oleh AS, dan mengatakan India tidak boleh mengulangi garis kebijakan "negara-negara bawahan" ini.
(ahm)
Lihat Juga :