Laporan Kontroversial Sebut AS Hancurkan 2 Pesawat C-130 agar Tak Direbut Iran

Senin, 06 April 2026 - 13:28 WIB
loading...
A A A
Menurut para pejabat AS, pesawat-pesawat tersebut berhasil mendarat di "Forward Arming and Refueling Point" atau FARP yang didirikan oleh komando AS jauh di dalam Iran untuk memfasilitasi evakuasi.

Namun, saat tim penyelamat bersiap untuk berangkat bersama penerbang dan komando yang diselamatkan, kedua pesawat tersebut menjadi "terjebak" atau tidak berfungsi karena kegagalan mekanis yang tidak diungkapkan atau masalah medan di pangkalan improvisasi tersebut.

Keputusan untuk Mundur


Dengan unit-unit Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran yang dilaporkan mendekati posisi tersebut, komandan AS menghadapi pilihan kritis. Untuk mencegah Iran merebut pesawat-pesawat itu, yang sarat dengan komunikasi rahasia dan perangkat perang elektronik yang sensitif, diputuskan untuk menghancurkan armada tersebut.

Proses penghancurannya adalah personel menempatkan bahan peledak pada dua pesawat C-130 yang rusak dan meledakkannya—menghancurkan badan pesawat senilai jutaan dolar tersebut menjadi puing-puing.

Kemudian tiga pesawat angkut tambahan diterbangkan ke lokasi di bawah perlindungan udara yang kuat untuk berhasil mengevakuasi semua personel AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Laporan: Mossad Coba...
Laporan: Mossad Coba Rekrut Eks Presiden Ahmadinejad dalam Operasi Pergantian Rezim Iran
Trump: AS Akan Hancurkan...
Trump: AS Akan Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Iran
Rekomendasi
Digelar Hari Ini, Ruben...
Digelar Hari Ini, Ruben Onsu Siap Hadapi Sarwendah di Sidang Perdana Gugatan Hak Asuh Anak
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia...
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia usai Pelantikan oleh Kapolri Juli 2026, Ini Nama-namanya
William Saliba Cedera...
William Saliba Cedera Serius Saat Prancis Disingkirkan Spanyol
Berita Terkini
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved