Laporan Kontroversial Sebut AS Hancurkan 2 Pesawat C-130 agar Tak Direbut Iran

Senin, 06 April 2026 - 13:28 WIB
loading...
Laporan Kontroversial...
AS dilaporkan hancurkan dua pesawat C-130 miliknya di Iran agar tak direbut militer Teheran. Foto/Telegram/Tasnim News
A A A
WASHINGTON - Sebuah laporan kontroversial dari The New York Times menyebutkan bahwa pasukan Amerika Serikat (AS) menghancurkan dua pesawat C-130 Hercules yang rusak di Iran selama misi pencarian dan penyelamatan awak jet tempur F-15 Strike Eagle. Dua pesawat itu sengaja dihancurkan untuk mencegah Iran merebutnya.

Menurut laporan tersebut, yang dilansir Minggu (5/4/2026), dalam peningkatan dramatis konflik yang sedang berlangsung, komandan militer AS memerintahkan penghancuran dua pesawat angkut C-130 Hercules setelah pesawat tersebut rusak di lokasi pendaratan darurat terpencil di wilayah Iran.

Baca Juga: 48 Jam Awak Jet F-15 di Iran: Mendaki 7.000 Kaki, Berpistol, Jadi Buruan Berhadiah Rp1 Miliar

Sekadar diketahui, Iran telah menembak jatuh dua jet tempur AS pada hari Jumat—jet tempur F-15E Strike Eagle dua awak dan jet tempur A-10 satu awak.

F-15E jatuh di wilayah Iran, satu awaknya diselamatkan pasukan khusus dan satu lagi diklaim diselamatkan selama misi besar-besaran selama 48 jam, tapi ditepis Iran. Sedangkan jet tempur A-10 jatuh di wilayah Kuwait, awaknya berhasil melontarkan diri.

Kembali ke laporan dua pesawat C-130. Dua pesawat khusus yang dihancurkan tersebut—diduga sebagai varian MC-130J Commando II yang digunakan oleh Operasi Khusus—merupakan bagian dari gugus tugas penyelamatan besar-besaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Presiden Prabowo Diundang...
Presiden Prabowo Diundang ke Teheran oleh Pemerintah Iran
Balas Gelombang Serangan...
Balas Gelombang Serangan AS, Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Bahrain dan Yordania
Trump: Pemimpin Iran...
Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei 90% Telah Lenyap
Rekomendasi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
Berita Terkini
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved