Ingin Buka Lagi Penjara Alcatraz, Trump Minta Dana Rp2,6 Triliun

Minggu, 05 April 2026 - 22:30 WIB
loading...
Ingin Buka Lagi Penjara...
Bangunan penjara berada di puncak Pulau Alcatraz. Foto/wikipedia
A A A
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta USD152 juta (Rp2,6 triliun) dari Kongres untuk memulihkan penjara Alcatraz. Partai Demokrat mengecam rencana tersebut sebagai "kegilaan" dan berjanji memblokir pelaksanaannya.

Awalnya benteng yang terletak di pulau dengan nama yang sama di Teluk San Francisco, fasilitas pemasyarakatan ini menampung narapidana dari tahun 1934 hingga 1963, ketika ditutup karena biaya operasional yang tinggi.

Di antara mereka yang ditahan di Alcatraz adalah penjahat terkenal seperti mafia Al Capone dan George 'Machine Gun' Kelly.

Penjara ini dianggap sebagai salah satu fasilitas paling aman di negara itu, dengan tidak ada pelarian yang berhasil yang tercatat secara resmi.

Saat ini, Alcatraz adalah objek wisata utama di wilayah tersebut, yang dikelola National Park Service.

Dalam permintaan kepada Kongres untuk tahun fiskal 2027 yang diterbitkan pada hari Jumat, pemerintahan Trump mengusulkan “membangun kembali Alcatraz sebagai fasilitas penjara yang aman dan canggih,” meminta “USD152 juta untuk menutupi biaya proyek tahun pertama.”

Trump pertama kali mengemukakan ide tersebut dalam unggahan di Truth Social Mei lalu, menulis, “Ketika kita menjadi bangsa yang lebih serius, di masa lalu, kita tidak ragu untuk memenjarakan penjahat paling berbahaya, dan menjauhkan mereka dari siapa pun yang dapat mereka bahayakan. Begitulah seharusnya.”

“Itulah mengapa, hari ini, saya mengarahkan Biro Penjara, bersama dengan Departemen Kehakiman, FBI, dan Keamanan Dalam Negeri, untuk membuka kembali ALCATRAZ yang diperluas dan dibangun kembali secara substansial,” katanya saat itu.

Beberapa bulan kemudian, Menteri Dalam Negeri Doug Burgum dan mantan Jaksa Agung Pam Bondi memeriksa pulau tersebut, dengan Bondi mengatakan “fasilitas yang luar biasa” itu dapat “menampung imigran ilegal.”

Mengomentari permintaan pendanaan terbaru pemerintahan Trump, mantan Ketua DPR AS Nancy Pelosi menulis di X bahwa, "Proposal itu absurd dan harus ditolak mentah-mentah."

"Saya akan bekerja sama dengan rekan-rekan saya di Kongres untuk menggunakan setiap taktik parlementer dan anggaran yang tersedia untuk memblokir kegilaan ini," janjinya.

Senator Demokrat Scott Wiener, yang mewakili San Francisco, juga menuduh Trump berusaha menghancurkan "atraksi wisata utama untuk mengubahnya kembali menjadi penjara yang gagal dan sangat mahal."

Baca juga: Iran Tolak Ultimatum 48 Jam Trump, AS Dianggap Tidak Berdaya dan Gugup
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Infografis
Trump Ingin Jadi Paus...
Trump Ingin Jadi Paus Berikutnya, Pimpin Gereja Katolik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved