Iran Tolak Ultimatum 48 Jam Trump, AS Dianggap Tidak Berdaya dan Gugup

Minggu, 05 April 2026 - 06:35 WIB
loading...
Iran Tolak Ultimatum...
Jet tempur AS berada di kapal induk dalam perang melawan Iran. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Komando militer pusat Iran menolak ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menghancurkan infrastruktur vital negara itu jika Iran tidak menerima kesepakatan damai dalam waktu 48 jam. Ancaman itu muncul di tengah perang yang masih berlangsung antara Iran dan AS-Israel.

Jenderal Ali Abdollahi Aliabadi, dalam pernyataan dari Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, mengatakan, “Ancaman presiden AS itu adalah tindakan yang tidak berdaya, gugup, tidak seimbang, dan bodoh."

"Jika musuh Amerika-Zionis melakukan agresi apa pun, kami akan, tanpa batasan, menyerang semua infrastruktur yang digunakan tentara teroris AS, serta infrastruktur rezim Zionis, secara terus-menerus dan menghancurkan," tegas dia.

Seperti yang telah kami laporkan sebelumnya, Trump menulis di Truth Social, "Ingat ketika saya memberi Iran sepuluh hari untuk MEMBUAT KESEPAKATAN atau MEMBUKA SELAT HORMUZ," tulis Trump. “Waktu hampir habis – 48 jam sebelum neraka akan menimpa mereka. Kejayaan untuk Tuhan.”

Sebagai tanggapan, Aliabadi memperingatkan, “Makna sederhana dari pesan ini adalah bahwa pintu neraka akan terbuka untuk kalian.”

Sementara itu, selain lima korban tewas yang dilaporkan, setidaknya 170 orang lainnya terluka dalam serangan AS-Israel yang menargetkan fasilitas petrokimia di Iran barat daya, menurut media pemerintah Iran.

Kantor berita IRNA mengutip seorang pejabat setempat di provinsi Khuzestan yang mengatakan serangan itu menghantam beberapa perusahaan di Zona Ekonomi Khusus Mahshahr untuk petrokimia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
IBEM Jadi Marketplace...
IBEM Jadi Marketplace Perdana Industri MICE, Pertemukan 200 Buyers dan 200 Sellers
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved