Trump: AS Dapat dengan Mudah Buka Selat Hormuz, Ambil Minyaknya dan Hasilkan Kekayaan
Sabtu, 04 April 2026 - 10:05 WIB
loading...
A
A
A
Posisi tersebut secara luas ditafsirkan sebagai secara efektif mengizinkan Iran untuk terus menyandera ekonomi global dan membatasi aliran minyak dan barang.
Perkembangan ini menyoroti perpecahan yang mendalam di dalam komunitas internasional. Prancis bersekutu dengan Rusia dan China dalam memblokir apa yang digambarkan sebagai keputusan militer yang diperlukan terhadap Teheran, sementara Amerika Serikat (AS) dan Israel melanjutkan aksi militer mereka terhadap Iran dan menolak seruan untuk gencatan senjata.
Kawasan tersebut telah siaga sejak AS dan Israel melancarkan serangan udara pada 28 Februari, yang menewaskan lebih dari 1.340 orang hingga saat ini, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan sejumlah korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar energi global.
Selama perang ini, belasan orang tewas di Israel, sekitar 24 orang tewas di negara-negara Teluk, dan sekitar 15 tentara AS juga tewas.
Perkembangan ini menyoroti perpecahan yang mendalam di dalam komunitas internasional. Prancis bersekutu dengan Rusia dan China dalam memblokir apa yang digambarkan sebagai keputusan militer yang diperlukan terhadap Teheran, sementara Amerika Serikat (AS) dan Israel melanjutkan aksi militer mereka terhadap Iran dan menolak seruan untuk gencatan senjata.
Kawasan tersebut telah siaga sejak AS dan Israel melancarkan serangan udara pada 28 Februari, yang menewaskan lebih dari 1.340 orang hingga saat ini, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan sejumlah korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar energi global.
Selama perang ini, belasan orang tewas di Israel, sekitar 24 orang tewas di negara-negara Teluk, dan sekitar 15 tentara AS juga tewas.
(mas)
Lihat Juga :