Trump: AS Dapat dengan Mudah Buka Selat Hormuz, Ambil Minyaknya dan Hasilkan Kekayaan

Sabtu, 04 April 2026 - 10:05 WIB
loading...
Trump: AS Dapat dengan...
Presiden Donald Trump klaim AS dapat dengan mudah membuka Selat Hormuz yang ditutup sebagian oleh Iran. Foto/White House
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump pada hari Jumat mengeklaim bahwa Amerika Serikat (AS) dapat dengan mudah membuka Selat Hormuz yang ditutup sebagian oleh Iran sejak perang pecah 28 Februari. Menurutnya, langkah itu akan menjadi "banjir minyak" bagi dunia.

“Dengan sedikit waktu lagi, kita dapat dengan mudah MEMBUKA SELAT HORMUZ, MENGAMBIL MINYAKNYA, dan MENGHASILKAN KEKAYAAN. ITU AKAN MENJADI ‘LUAPAN MINYAK’ BAGI DUNIA???” tulis Trump di Truth Social.

Baca Juga: Tiga Negara Nuklir Memveto Upaya Negara-negara Arab Buka Selat Hormuz dengan Aksi Militer

Selat Hormuz, yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak global, telah terganggu sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran.

Trump telah mengirimkan sinyal yang beragam mengenai rencana Washington untuk jalur perairan tersebut. Terkadang minta banyak negara mengirim kapal perang untuk membukanya. Terkadang juga ingin mengakhiri perang tanpa AS harus membuka selat tersebut.

Sementara itu, tiga negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB; Rusia, China, dan Prancis memveto inisiatif negara-negara Arab yang bermaksud mengamankan dukungan internasional untuk aksi militer terhadap Iran guna membuka paksa Selat Hormuz. Ketiga negara pemilik hak veto itu diketahui merupakan bagian dari kekuatan nuklir utama dunia.

Menurut seorang diplomat dan pejabat senior PBB, negara-negara Arab mencari resolusi yang "mengizinkan penggunaan kekuatan militer" untuk memastikan kebebasan navigasi global. Namun, upaya tersebut gagal karena veto dari ketiga negara tersebut.

Mengutip laporan New York Times, Sabtu (4/4/2026), Rusia, China, dan Prancis mengyatakan bahwa pendirian mereka didasarkan pada "penentangan prinsipil terhadap setiap bahasa yang mengizinkan penggunaan kekuatan".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved