3 Tentara Indonesia Gugur akibat Serangan di Lebanon, Ini Respons PBB
Selasa, 31 Maret 2026 - 08:47 WIB
loading...
A
A
A
Mengenai pelanggaran resolusi 1701, Lacroix mengatakan: “Kita memiliki banyak pelanggaran resolusi 1701,” dengan menyebutkan serangan di kedua arah melintasi Garis Biru serta kehadiran pasukan Israel di Lebanon.
“Tidak mungkin ada solusi militer. Harus ada solusi politik. Kerangka kerja untuk solusi politik sudah ada—resolusi 1701—yang masih dianut oleh semua pihak, berdasarkan informasi terbaik yang kami dengar dari mereka," paparnya.
Lacroix mengatakan misi tersebut terus berhubungan dengan Indonesia dan bahwa koordinasi dengan militer Israel atau IDF tetap berlangsung. “Yang memungkinkan UNIFIL untuk menyelesaikan sejumlah pergerakan, misalnya, untuk pasokan ulang posisi atau untuk dukungan kepada penduduk sipil di daerah tersebut," imbuh dia.
Dia mengulangi seruan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres kepada semua pihak untuk menghentikan pertempuran, dengan mengatakan bahwa hanya implementasi penuh resolusi Dewan Keamanan 1701 oleh kedua pihak yang akan memungkinkan solusi jangka panjang untuk konflik tersebut.
"Para perempuan dan laki-laki UNIFIL menunjukkan keberanian dan komitmen yang luar biasa dalam memajukan perdamaian dan keamanan internasional jauh dari tanah air," kata Lacroix.
“Tidak mungkin ada solusi militer. Harus ada solusi politik. Kerangka kerja untuk solusi politik sudah ada—resolusi 1701—yang masih dianut oleh semua pihak, berdasarkan informasi terbaik yang kami dengar dari mereka," paparnya.
Lacroix mengatakan misi tersebut terus berhubungan dengan Indonesia dan bahwa koordinasi dengan militer Israel atau IDF tetap berlangsung. “Yang memungkinkan UNIFIL untuk menyelesaikan sejumlah pergerakan, misalnya, untuk pasokan ulang posisi atau untuk dukungan kepada penduduk sipil di daerah tersebut," imbuh dia.
Dia mengulangi seruan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres kepada semua pihak untuk menghentikan pertempuran, dengan mengatakan bahwa hanya implementasi penuh resolusi Dewan Keamanan 1701 oleh kedua pihak yang akan memungkinkan solusi jangka panjang untuk konflik tersebut.
"Para perempuan dan laki-laki UNIFIL menunjukkan keberanian dan komitmen yang luar biasa dalam memajukan perdamaian dan keamanan internasional jauh dari tanah air," kata Lacroix.
(mas)
Lihat Juga :