Trump: Perubahan Rezim Sudah Terjadi di Iran, Rebut Pulau Kharg Itu Sangat Mudah!
Senin, 30 Maret 2026 - 12:07 WIB
loading...
A
A
A
Sebaliknya, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan pasukan Iran sudah tak sabar menunggu tentara AS datang melakukan invasi darat. Menurutnya, para tentara agresor akan dibakar ketika menginjakkan kakinya di tanah Iran.
"Pasukan Iran menunggu kedatangan pasukan Amerika di darat untuk membakar mereka dan menghukum mitra regional mereka selamanya," katanya.
"Penembakan kami terus berlanjut. Rudal kami sudah siap. Tekad dan keyakinan kami telah meningkat," ujarnya, seperti dikutip dari CBS News.
Ketua Parlemen Iran itu juga menggambarkan rencana gencatan senjata 15 poin AS, yang diserahkan Pakistan kepada Iran pekan lalu, sebagai "keinginan Washington".
"Selama Amerika menginginkan Iran menyerah, tanggapan kami jelas: Jauh dari kami untuk menerima penghinaan," kata Ghalibaf.
"Pasukan Iran menunggu kedatangan pasukan Amerika di darat untuk membakar mereka dan menghukum mitra regional mereka selamanya," katanya.
"Penembakan kami terus berlanjut. Rudal kami sudah siap. Tekad dan keyakinan kami telah meningkat," ujarnya, seperti dikutip dari CBS News.
Ketua Parlemen Iran itu juga menggambarkan rencana gencatan senjata 15 poin AS, yang diserahkan Pakistan kepada Iran pekan lalu, sebagai "keinginan Washington".
"Selama Amerika menginginkan Iran menyerah, tanggapan kami jelas: Jauh dari kami untuk menerima penghinaan," kata Ghalibaf.
(mas)
Lihat Juga :