Trump: Perubahan Rezim Sudah Terjadi di Iran, Rebut Pulau Kharg Itu Sangat Mudah!

Senin, 30 Maret 2026 - 12:07 WIB
loading...
Trump: Perubahan Rezim...
Presiden Donald Trump klaim perang gabungan AS dan Israel telah menghasilkan perubahan rezim di Iran. Foto/White House
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim bahwa perang gabungan Amerika dan Israel telah mencapai perubahan rezim di Iran. Dia juga sesumbar akan membuat kesepakatan dengan negara Islam tersebut.

"Saya pikir kita akan membuat kesepakatan dengan mereka, cukup yakin...tetapi kita telah mencapai perubahan rezim," kata Trump kepada wartawan di atas Air Force One.

Klaim Trump itu atas asumsi bahwa jumlah pemimpin Iran yang tewas cukup banyak dalam perang selama sebulan.

Baca Juga: Trump: Sejujurnya, Hal Favorit Saya Adalah Mengambil Alih Minyak Iran!

"Kita berurusan dengan orang-orang yang berbeda dari siapa pun yang pernah berurusan sebelumnya. Ini adalah kelompok orang yang sama sekali berbeda. Jadi saya akan menganggap itu sebagai perubahan rezim," kata Trump, seperti dikutip dari AFP, Senin (30/3/2026).

Secara terpisah, Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Financial Times pada hari Minggu bahwa dia dapat merebut Pulau Kharg milik Iran "dengan sangat mudah".

Pulau Kharg, yang terletak di lepas pantai barat Iran, adalah terminal minyak vital bagi negara Timur Tengah tersebut dan sedang diincar oleh Pentagon untuk operasi darat, meskipun Amerika Serikat sebelumnya bersikeras tidak akan melakukan invasi skala penuh.

Ketika ditanya tentang keadaan pertahanan Iran di pulau itu, Trump berkata: "Saya rasa mereka tidak memiliki pertahanan apa pun. Kita bisa merebutnya dengan sangat mudah."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
10 Perang yang Sangat...
10 Perang yang Sangat Mungkin Akan Terjadi di Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved