Diterjang Dampak Perang Iran, India Turunkan Pajak BBM, Tepis Rumor Lockdown
Jum'at, 27 Maret 2026 - 18:42 WIB
loading...
A
A
A
Belum jelas apakah harga bahan bakar akan berubah untuk konsumen biasa. Analis mengatakan perusahaan minyak yang sebelumnya menjual dengan kerugian akan menjadi pihak yang diuntungkan dari pemotongan pajak.
Berbicara kepada Reuters, Madhavi Arora, seorang ekonom di Emkay Global, memperkirakan dampak fiskal tahunan hampir mencapai 1,55 triliun rupee (USD16,3 miliar).
Sementara itu, otoritas keuangan memberlakukan kembali pajak ekspor untuk bahan bakar diesel dan bahan bakar penerbangan, menaikkannya menjadi 21,5 rupee (USD0,23) dan 29,5 rupee (USD0,31) per liter masing-masing, setelah sebelumnya menghapuskannya pada tahun 2024.
India mengekspor 14 juta metrik ton bensin dan 23,6 juta ton solar antara April 2025 dan Januari 2026, sebagian besar melalui perusahaan swasta, Reliance Industries.
Baca juga: Iran Tingkatkan Ekspor Minyak Jadi 1,5 Juta Barel Per Hari Meskipun Perang Berlangsung
Berbicara kepada Reuters, Madhavi Arora, seorang ekonom di Emkay Global, memperkirakan dampak fiskal tahunan hampir mencapai 1,55 triliun rupee (USD16,3 miliar).
Sementara itu, otoritas keuangan memberlakukan kembali pajak ekspor untuk bahan bakar diesel dan bahan bakar penerbangan, menaikkannya menjadi 21,5 rupee (USD0,23) dan 29,5 rupee (USD0,31) per liter masing-masing, setelah sebelumnya menghapuskannya pada tahun 2024.
India mengekspor 14 juta metrik ton bensin dan 23,6 juta ton solar antara April 2025 dan Januari 2026, sebagian besar melalui perusahaan swasta, Reliance Industries.
Baca juga: Iran Tingkatkan Ekspor Minyak Jadi 1,5 Juta Barel Per Hari Meskipun Perang Berlangsung
(sya)
Lihat Juga :