Diterjang Dampak Perang Iran, India Turunkan Pajak BBM, Tepis Rumor Lockdown

Jum'at, 27 Maret 2026 - 18:42 WIB
loading...
Diterjang Dampak Perang...
Warga antre di pompa bensin di India. Foto/anadolu
A A A
NEW DELHI - India telah menurunkan pajak bahan bakar minyak (BBM) dalam upaya melindungi konsumen dari kenaikan harga energi global akibat perang Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Situasi ini terjadi saat negara-negara Asia mulai merasakan dampak perang tersebut.

Menteri Perminyakan India Hardeep Singh Puri mengatakan dalam unggahan di X pada hari Jumat (27/3/2026) bahwa pihak berwenang terpaksa memilih antara menaikkan harga bahan bakar secara drastis di tengah krisis atau menanggung "kerugian pada keuangan sendiri" untuk melindungi pembeli.

Pajak bensin dipangkas dari 13 rupee (USD0,14) per liter (0,26 galon) menjadi 3 rupee (USD0,032) per liter, menurut perintah pemerintah pada hari Kamis. Demikian pula, pajak 10 rupee (USD0,11) per liter untuk solar akan dihapus sepenuhnya.

Harga minyak telah melonjak melewati USD100 per barel menyusul hampir ditutupnya Selat Hormuz oleh Iran setelah Israel dan AS melancarkan serangan pada 28 Februari.

India adalah importir minyak mentah terbesar ketiga di dunia dan eksportir bersih produk olahan.

New Delhi mendapatkan sekitar 40% minyak mentahnya melalui jalur tersebut, tetapi pihak berwenang mengatakan "tidak ada kekurangan" di tengah perang, dan cadangan saat ini akan mencukupi selama 74 hari.

Singh juga membantah rumor tentang kemungkinan pemberlakuan lockdown sebagai akibat dari krisis energi, dengan mengatakan rumor tersebut "sama sekali tidak benar" dan India "tangguh".

Belum jelas apakah harga bahan bakar akan berubah untuk konsumen biasa. Analis mengatakan perusahaan minyak yang sebelumnya menjual dengan kerugian akan menjadi pihak yang diuntungkan dari pemotongan pajak.

Berbicara kepada Reuters, Madhavi Arora, seorang ekonom di Emkay Global, memperkirakan dampak fiskal tahunan hampir mencapai 1,55 triliun rupee (USD16,3 miliar).

Sementara itu, otoritas keuangan memberlakukan kembali pajak ekspor untuk bahan bakar diesel dan bahan bakar penerbangan, menaikkannya menjadi 21,5 rupee (USD0,23) dan 29,5 rupee (USD0,31) per liter masing-masing, setelah sebelumnya menghapuskannya pada tahun 2024.

India mengekspor 14 juta metrik ton bensin dan 23,6 juta ton solar antara April 2025 dan Januari 2026, sebagian besar melalui perusahaan swasta, Reliance Industries.

Baca juga: Iran Tingkatkan Ekspor Minyak Jadi 1,5 Juta Barel Per Hari Meskipun Perang Berlangsung
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Gempa M7,8 Guncang Filipina,...
Gempa M7,8 Guncang Filipina, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved