Houthi Yaman Ancam Intervensi Militer dalam Perang Iran-AS

Jum'at, 27 Maret 2026 - 13:30 WIB
loading...
Houthi Yaman Ancam Intervensi...
Warga mendengarkan pemimpin Houthi Abdul-Malik al-Houthi berbicara melalui konferensi video, di Sanaa, Yaman pada 17 Maret 2023. Foto/Mohammed Hamoud/Anadolu Agency
A A A
SANAA - Pemimpin kelompok Houthi Yaman mengatakan gerakannya "tidak netral" dalam perang yang sedang berlangsung antara Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel. Dia memperingatkan kelompoknya akan melakukan intervensi militer jika perkembangan regional mengharuskannya.

“Kami tidak netral, tetapi posisi kami berasal dari keyakinan pada Islam dan bangsa Islam,” kata Abdul-Malik al-Houthi dalam pidato yang disiarkan televisi dan dikutip televisi Al-Masirah milik kelompok tersebut.

Dia menegaskan, “Setiap perkembangan di lapangan akan ditanggapi dengan sikap militer jika diperlukan, seperti pada putaran sebelumnya.”

Ia mengatakan serangan AS-Israel terhadap Iran telah merugikan kepentingan ekonomi negara-negara di dunia dan keamanan serta stabilitas regional, menyebut serangan itu "tidak dapat dibenarkan."

“Perkembangan di kawasan ini selama beberapa tahun terakhir menunjukkan AS dan Israel berupaya melaksanakan rencana Zionis yang menargetkan semua negara di kawasan ini dengan tujuan mengubah Timur Tengah dan menciptakan Israel Raya,” katanya.

Didukung oleh Iran, Houthi menguasai sebagian besar provinsi Yaman, termasuk ibu kota Sanaa, sejak 2014.

Kelompok ini melakukan serangan rudal dan drone terhadap Israel dan kapal-kapal yang melintas di Laut Merah sebagai balasan atas serangan mematikan Israel di Jalur Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 72.000 orang sejak Oktober 2023.

AS dan Israel telah melakukan serangan udara terhadap Iran sejak 28 Februari, yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.

Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.

Baca juga: Iran Tingkatkan Ekspor Minyak Jadi 1,5 Juta Barel Per Hari Meskipun Perang Berlangsung
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Berita Terkini
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved