Mengapa Hanya Israel yang Berhak Memiliki Bom Nuklir di Timur Tengah? Ini Jawaban Canggung Zionis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:26 WIB
loading...
Mengapa Hanya Israel...
Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon bersikap canggung ketika ditanya mengapa hanya Israel yang berhak memiliki bom nuklir di Timur Tengah. Foto/Roya News
A A A
NEW YORK - Rezim Zionis memberikan jawaban canggung ketika ditanya mengapa hanya Israel yang berhak memiliki bom nuklir di kawasan Timur Tengah, sedangkan negara lainnya tidak berhak. Dengan mempertahankan kebijakan ambiguitas, Zionis melalui diplomatnya di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tak bisa mengelak bahwa Israel mengadopsi standar ganda terkait hak senjata pemusnah massal tersebut.

Dalam sesi tanya jawab yang tegang dengan jurnalis di PBB, Duta Besar Israel Danny Danon membela sikap nuklir eksklusif negaranya, menyebutnya penting untuk stabilitas Timur Tengah.

Baca Juga: Trump: Jika Memiliki Senjata Nuklir, Iran Akan Meledakkan Seluruh Timur Tengah

"Mengapa Israel memiliki hak untuk memperoleh senjata nuklir, tetapi tidak ada negara Timur Tengah lain yang memiliki hak yang sama?" tanya seorang jurnalis, menyoroti gesekan diplomatik yang telah berlangsung lama, seperti dikutip dari Roya News, Jumat (27/3/2026).

Sekadar diketahui, Israel tetap menjadi satu-satunya negara Timur Tengah di luar Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT), kerangka kerja internasional yang bertujuan untuk mengekang penyebaran senjata nuklir.

Mendapat pertanyaan itu, Danon mencoba menghindari konfirmasi langsung tentang persenjataan nuklir Israel dengan alasan kebijakan negara tersebut tentang "amimut" atau ambiguitas.

Dia berkata, "Seseorang harus bertanya pada diri sendiri tentang setiap negara: 'Siapa yang membawa stabilisasi ke wilayah tersebut dan siapa yang membawa kekacauan?'"

Dia menambahkan, "Israel adalah kekuatan penstabil di wilayah tersebut. Kami menginginkan perdamaian."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Serangan AS Masuki Hari...
Serangan AS Masuki Hari Kelima, Iran Terus Hantam Pangkalan Militer di Teluk
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Piala Dunia dari 1930 hingga 2026, Negara Mana yang Terbanyak?
Rekomendasi
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Sebelum Ditangkap KPK,...
Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Lombok Barat Sempat Nobar Piala Dunia 2026
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
Berita Terkini
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved