Trump: Jika Memiliki Bom Nuklir, Iran Akan Meledakkan Seluruh Timur Tengah

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:46 WIB
loading...
Trump: Jika Memiliki...
Presiden AS Donald Trump sebut Iran akan meledakkan seluruh Timur Tengah, bukan hanya Israel, jika memiliki bom nuklir. Foto/White House
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump membela keputusan perang Amerika Serikat (AS) bersama Israel melawan Iran, dengan menegaskan bahwa Teheran tidak boleh diizinkan untuk memperoleh senjata nuklir. Trump juga lagi-lagi mengeklaim telah secara signifikan melemahkan kemampuan militer negara Islam tersebut.

Trump mengatakan mencegah Iran memperoleh senjata nuklir sangat penting untuk keamanan global dan berpendapat bahwa negara itu akan segera menggunakan senjata tersebut jika memilikinya.

Baca Juga: Kim Jong-un: Jika Iran Minta, Satu Rudal Saja Cukup untuk Lenyapkan Israel

"Saya tidak menginginkan perang lebih dari siapa pun...Para pemimpin Iran adalah orang-orang yang kejam dan bengis yang telah membunuh 32.000 demonstran selama tiga minggu terakhir," kata Trump.

"Jika Anda percaya bahwa Iran harus memiliki senjata nuklir, ada yang salah dengan Anda karena mereka akan menggunakannya dalam satu jam atau satu hari. Mereka akan menggunakannya dan mereka akan meledakkan seluruh Timur Tengah, bukan hanya Israel," ujarnya pada hari Senin, seperti dikutip dari Asian News International, Selasa (17/3/2026).

"Jika Anda memberi Iran senjata nuklir, setidaknya sebagian besar dunia akan hancur, dan itu akan digunakan hampir segera," ujarnya.

Menurut Trump, Operasi Epic Fury telah sangat melemahkan kekuatan militer Iran selama dua minggu terakhir.

"Kami telah menghancurkan mereka dalam dua minggu. Mereka tidak memiliki Angkatan Laut, Angkatan Udara, senjata anti-pesawat, dan kepemimpinan. Kepemimpinan mereka telah hilang. Kemudian mereka membentuk kepemimpinan baru dan itu pun hilang," kata Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Presiden Hungaria Sulyok...
Presiden Hungaria Sulyok Dilengserkan, Era Loyalis Viktor Orban Berakhir
Rekomendasi
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
Delapan Fraksi Setujui...
Delapan Fraksi Setujui RUU PFII, Indonesia Didorong Jadi Pusat Keuangan Global
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Berita Terkini
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved