Diundang Prabowo, PM Malaysia Anwar Ibrahim Sambangi Jakarta Besok untuk Bahas Konflik Timur Tengah

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:10 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, AS dan Israel telah menghapus sementara dua pejabat Iran dari daftar target pembunuhan. Alasannya, kedua pejabat tersebut masih bisa diajak bicara untuk perdamaian.

The Wall Street Journal (WSJ), mengutip pejabat AS, melaporkan pada hari Rabu bahwa kedua pejabat Iran yang dimaksud adalah Ketua Parlemen Mohammad-Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.

Menurut laporan tersebut, keduanya dikeluarkan dari daftar target hingga empat atau lima hari ke depan seiring Presiden AS Donald Trump membuka pintu untuk negosiasi.

Iran sejauh ini menolak usulan gencatan senjata yang diajukan AS, mengeklaimnya sebagai "berlebihan" dan mengatakan bahwa Teheran akan mengakhiri perang ketika mereka memilihnya dan hanya jika syarat-syarat terpenuhi.

Para mediator, yakni Turki, Pakistan, dan Mesir telah mendorong para negosiator AS dan Iran untuk bertemu, tetapi para pejabat mengatakan bahwa peluang keberhasilannya rendah, dengan alasan adanya kesenjangan besar antara tuntutan kedua pihak.

AS telah memperingatkan bahwa waktu terus berjalan bagi Iran untuk datang ke meja perundingan. Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan pada hari Rabu bahwa jika Teheran tidak setuju untuk mengakhiri konflik, AS akan menyerang Iran lebih keras daripada yang pernah mereka alami sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved