AS-Israel Disebut Telah Bunuh Alireza Tangsiri, Komandan Iran Dalang Penutupan Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:41 WIB
loading...
AS-Israel Disebut Telah...
Komandan Angkatan Laut IRGC Iran Laksamana Muda Alireza Tangsiri dilaporkan telah tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel di daerah pesisir Bandar Abbas. Foto/NDTV
A A A
TEL AVIV - Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Laksamana Muda Alireza Tangsiri dilaporkan telah tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel di daerah pesisir Bandar Abbas. Laporan tersebut muncul di berbagai media Israel, Kamis (26/3/2026), yang mengutip seorang pejabat Zionis.

Menurut laporan Times of Israel, Tangsiri dikenal sebagai sosok yang mendalangi penutupan Selat Hormuz. Belum ada komentar resmi dari Iran atau pun militer Israel mengenai serangan yang menewaskan Tangsiri.

Baca Juga: Iran Ungkap Daftar 6 Negara Sahabat Bebas Lewat Selat Hormuz, Indonesia Tak Disebut

Sebelumnya, Tangsiri merupakan salah satu dari sedikit tokoh besar Iran yang selamat dari upaya pembunuhan AS-Israel dalam perang saat ini. Sebagai komandan berpengalaman yang menjabat sejak 2018, dia telah memainkan peran penting dalam penutupan Selat Hormuz oleh Iran.

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran


Dengan cengkeramannya pada lalu lintas melalui Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia ke laut lepas, Iran telah memblokir kapal-kapal yang dianggap terkait dengan upaya perang AS dan Israel, tetapi membiarkan sejumlah kecil kapal lainnya lewat. Di masa damai, 20 persen dari seluruh perdagangan minyak dan gas alam diangkut melalui jalur air strategis ini.

Cengkeraman Teheran pada jalur tersebut telah menyebabkan penurunan 95 persen dalam pengiriman energi harian melalui jalur air yang penting ini. Jalur tersebut biasanya dilalui sekitar 120 transit harian, menurut situs intelijen industri pelayaran Lloyd's List. Namun, dari tanggal 1 hingga 25 Maret, kapal pengangkut komoditas hanya melakukan 155 penyeberangan, menurut perusahaan analitik Kpler—penurunan sebesar 95 persen.

Dari jumlah tersebut, 99 adalah kapal tanker minyak dan pengangkut gas, dan sebagian besar berlayar ke timur keluar dari selat. Hanya dua kapal yang terdeteksi melintasi selat pada hari Rabu, keduanya menuju ke barat.

Kantor berita Fars dan Tasnim, keduanya dekat dengan IRGC, telah melaporkan bahwa Teheran juga berupaya untuk meformalkan proses pengenaan biaya untuk membiarkan kapal lewat. Iran dilaporkan sedang menerapkan "rezim 'pos tol' de facto", dengan beberapa kapal membayar dalam yuan China untuk melewati selat tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved