AS dan Israel Hapus 2 Pejabat Iran dari Daftar Target Pembunuhan, Ini Alasannya

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:02 WIB
loading...
AS dan Israel Hapus...
Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, salah satu dari dua pejabat Iran yang dihapus sementara dari target pembunuhan oleh AS dan Israel. Foto/The Arab Weekly
A A A
TEL AVIV - Amerika Serikat (AS) dan Israel telah menghapus sementara dua pejabat Iran dari daftar target pembunuhan. Alasannya, kedua pejabat tersebut masih bisa diajak bicara untuk perdamaian.

The Wall Street Journal (WSJ), mengutip pejabat AS, melaporkan pada hari Rabu bahwa kedua pejabat Iran yang dimaksud adalah Ketua Parlemen Mohammad-Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.

Baca Juga: 4 Skenario Bila Pasukan Darat AS Serbu Iran: Bisa Duduki Situs Nukir, Juga Bisa Dibantai IRGC

Menurut laporan tersebut, keduanya dikeluarkan dari daftar target hingga empat atau lima hari ke depan seiring Presiden AS Donald Trump membuka pintu untuk negosiasi.

Iran sejauh ini menolak usulan gencatan senjata yang diajukan AS, mengeklaimnya sebagai "berlebihan" dan mengatakan bahwa Teheran akan mengakhiri perang ketika mereka memilihnya dan hanya jika syarat-syarat terpenuhi.

Para mediator, yakni Turki, Pakistan, dan Mesir telah mendorong para negosiator AS dan Iran untuk bertemu, tetapi para pejabat mengatakan bahwa peluang keberhasilannya rendah, dengan alasan adanya kesenjangan besar antara tuntutan kedua pihak.

AS telah memperingatkan bahwa waktu terus berjalan bagi Iran untuk datang ke meja perundingan. Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan pada hari Rabu bahwa jika Teheran tidak setuju untuk mengakhiri konflik, AS akan menyerang Iran lebih keras daripada yang pernah mereka alami sebelumnya.

Serangan AS dan Israel telah menewaskan banyak pejabat Iran sejak perang pecah pada 28 Februari. Mereka yang telah dibunuh termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, Kepala Keamanan Ali Larijani, dan mantan menteri intelijen Esmaeil Khatib.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Kuwait Tegaskan Tak...
Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran
Rekomendasi
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved